Hindari Longsor, Ini Langkah BPBD Trenggalek

Retakan tanah di beberapa rumah di desa Parakan bertambah

Jumat, 14 Okt 2016 20:28 WIB

Warga dan BPBD Trenggalek membuat parit khusus untuk mencegah terjadinya longsor besar pada kwasan tanah retak (Foto: Adhar Muttaqin/KBR)

KBR, Trenggalek- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur membuat parit khusus pada kawasan tanah retak di Desa Parakan, Kecamatan Trenggalek. Kabid pencegahan, kesiapsiagaan dan kedaruratan BPBD Trenggalek, Agung Widodo, Jumat (14/10/2016) mengatakan pembuatan saluran air ini dilakukan di kawasan hutan milik Perhutani atau di atas perkampungan warga yang mengalami tanah retak.

Pembuatan parit khusus ini dilakukan agar air dari kawasan lereng pegunungan tidak masuk ke dalam rongga retakan-retakan tanah, sehingga tidak menimbulkan bencana longsor.

"Membuat saluran sekitar lima meter di atas rekahan yang paling atas,  maksudnya apa, ketika hujan turun, air tidak langsung masuk ke rekahan, tetapi mengalir ke saluran yang kami buat," katanya.  

Agung menambahkan, panjang parit yang buat mencapai lebih dari 700 meter, sesuai dengan panjang retakan tanah yang ada di kawasan hutan dan perkampungan warga. Pihaknya berharap upaya mitigasi bencana ini mampu mencegah terjadi bencana tanah longsor ataupun pergerakan tanah yang lebih besar.

Sementara itu, kondisi retakan tanah di Dusun Jelok, Desa Parakan, Kecamatan Trenggalek terus bertambah di beberapa rumah warga yang sebelumya hanya mengalami retak kecil, kini semakin melebar. Bahan dinding rumah juga mulai retak.

Hingga hari ini sejumlah warga yang rumahnya masuk kawasan rawan longsor masih melanjutkan proses pengosongan rumah dengan mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman. Dari data di Pemerintah Desa Parakan, jumlah rumah yang terancam longsor mencapai 21 unit, yang dihuni oleh 70 warga. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.