Hampir Seluruh Tanggul Sungai di Jombang, Kritis

Dinas Pengairan Kabupaten Jombang menyatakan, tanggul-tanggul itu rawan jebol dan berpotensi mengakibatkan banjir saat debit air meningkat.

Selasa, 18 Okt 2016 15:55 WIB



KBR, Jombang – Hampir seluruh sungai di Jombang, Jawa Timur memiliki tanggul dengan kondisi kritis. Dinas Pengairan Kabupaten Jombang menyatakan, tanggul-tanggul itu rawan jebol dan berpotensi mengakibatkan banjir saat debit air meningkat.

Kepala Dinas Pengairan Jombang, Arif Gunawan menjelaskan tingkat kerusakan tanggul bervariasi. Di antaranya retak dan ambrol dengan panjang mencapai belasan meter. Kondisi tersebut semakin parah sebab dalam beberapa pekan terakhir, hampir seluruh wilayah di Jombang diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Kalau di Jombang tanggul kritis itu kali Gunting itu banyak sekali, kemudian Kali Marmoyo, kali Jombang, Ngotok Ring Canal, yang Tembelang ke timur itu tanggulnya banyak yang kritis," papar Arif Gunawan di Jombang, Selasa (18/10/2016).

Baca juga:

Dia pun menambahkan, rusaknya tanggul sungai di bawah pengelolaan Perum Jasa Tirta Provinsi Jawa Timur itu disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya faktor alam yakni karakteristik tanah yang kurang bagus, gerak tanah dan akibat ulah manusia.

Arif Gunawan mengimbau agar masyarakat yang tinggal di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) waspada. Terlebih apabila sewaktu-waktu terjadi hujan lebat. Dia juga meminta masyarakat untuk tak mendirikan bangunan dan tinggal di sepanjang garis sempadan sungai.




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Sidang Lanjutan e-KTP: Jaksa Panggil 5 Saksi untuk Andi Narogong

  • Kena OTT KPK, Walkot Cilegon Diberhentikan Sementara
  • 517 Senpi Laras Panjang PT Pindad Dipesan Polri
  • Merkel Menang 4 Kali Berturut-turut