Ilustrasi daun cannabis atau daun ganja. (Foto: Creative Commons)

KBR - Dukungan legalisasi mariyuana atau ganja (Cannabis sativa) di Amerika Serikat meningkat di kalangan orang dewasa.

Berdasarkan kajian dan riset yang dilakukan Pew Research Center, sebanyak 57 persen orang dewasa di Amerika Serikat menginginkan agar daun kanabis dilegalkan. Sedangkan, 37 persen menginginkan agar ganja dilarang. Riset dilakukan terhadap lebih dari 1,200 orang dewasa di Amerika Serikat.

Hasil riset dari lembaga berbasis di Washington itu diumumkan pada Rabu (12/10/2016). Data dukungan legalisasi ganja meningkat drastis dalam kurun waktu sekitar 10 tahun. Sekitar 10 tahun lalu, riset menunjukkan hanya 32 persen di kalangan orang dewasa mendukung legalisasi ganja, dan sekitar 60 persen menentang legalisasi ganja.

Sikap publik Amerika Serikat terhadap ganja atau marijuana terpecah, dan itu juga diperkirakan karena pengaruh pilihan partai politik. Survei dari Pew Research menyebutkan para pendukung Partai Demokrat umumnya lebih mendukung legalisasi ganja (60 persen), atau perbandingan lebih dari 2:1 terhadap yang menolak.

Di kalangan Partai Republik, sekitar 41 persen mendukung legalisasi ganja, namun yang menentang lebih tinggi, 55 persen.

Orang dewasa generasi milienial, berusia 18 hingga 35 tahun pada 2016 merupakan kelompok yang paling banyak mendukung legalisasi ganja dengan jumlah dukungan mencapai 71 persen.

Dukungan legalisasi ganja juga meningkat di kalangan usia generasi X (usia 36-51 tahun) dan baby boomers (52-70 tahun) pada 2016.

Riset itu diumumkan menjelang pemungutan suara mengenai legalisasi ganja di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat. Pada 8 November mendatang, negara bagian Massachusetts, Maine, California, Arizona dan Nevada akan menggelar pemilu soal legalisasi ganja untuk tujuan rekreasional. Sedangkan empat negara bagian lain pemungutan suara legalisasi ganja untuk tujuan medis.

Saat ini di Amerika Serikat ada 25 negara bagian (termasuk ibukota Washington DC) sudah melegalkan akses ganja untuk kepentingan medis, dan beberapa melegalkan ganja untuk penggunaan pribadi rekreasional.

Jika pada November nanti lima negara bagian di Amerika Serikat itu menyetujui legalisasi ganja, maka ada 75 juta warga Amerika akan tinggal di negara bagian mengizinkan akses bebas ganja untuk rekreasional. (Pew Research Center/Reuters/Huffington Post)
 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!