Dana Bencana Minim, DPRD Kota Ternate Ancam Boikot

Dari rancangan Rp 6-7 miliar, yang tercantum hanya Rp 2 miliar

Selasa, 18 Okt 2016 20:33 WIB

Ilustrasi (Foto: Antara)

KBR, Ternate- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate mengancam bakal memboikot pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 jika pemerintah tidak mengalokasikan anggaran yang cukup kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailusy mengatakan BPBD merancang anggaran untuk antisipasi pembiayaan penanggulangan bencana pada 2017 senilai Rp 6-7 miliar. Namun, yang muncul dalam dokumen hanya Rp 2 miliar.

Sementara anggaran untuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda mencapai Rp 17 miliar.

"Torang bicara bagaimana mengurangi resiko bencana, realisasi dari apa yang torang bicarakan ternyata dorang tidak konsisten di lapangan tidak konsisten, politik anggarannya juga tidak mengarah ke sana. Saya kira gambaran di KUA PPAS komisi III sangat kecewa. Karena perbandingan antara Bappeda dengan BPBD yang jauh berbeda antara Rp 17 miliar dan Rp 2 miliar ini jauh berbeda," kata Muhajirin kepada wartawan, Selasa (19/10/2016).

Menurut Muhajirin, ketidaksesuain anggaran juga terjadi di sejumlah sektor lainnya. Semisal pendidikan dan kesehatan yang dianggarkan 20 pesen dan 10 persen. Untuk itu komisi III kata Muhajirin, mendesak pemerintah kota ternate untuk segera merevisi rancangan APBD 2017. Jika tidak pihaknya memboikot pembahasan APBD 2017.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.