Bekraf Akan Kirim Desainer Jakarta ke Banyuwangi

Sebagian besar perajin ekonomi kreatif di daerah tidak memiliki desain sehingga sulit memiliki produksi baru.

Minggu, 09 Okt 2016 13:06 WIB

Ilustrasi kerajinan pengusaha UMKM. Foto: Antara

KBR, Banyuwangi- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan mengirim desainer untuk meningkatkan kualitas hasil kerajinan produksi Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.          

Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan, sebagian besar perajin ekonomi kreatif di daerah tidak memiliki desain sehingga sulit memiliki produksi baru.

Ia berjanji membawa desainer dari Jakarta untuk mempelajari kekuatan kerajinan di Banyuwangi. Setelah itu, para desainer ditugaskan untuk meningkatkan kapasitas desain dari daerah tersebut.

“Membantu untuk meningkatkan kualitas desain. Karena  masalah desain ini biasanya kalau seorang pengrajin di sebuah daerah membuat sesuatu susah untuk berfikir yang baru lagi, karena sudah rutinitasnya membuat barang tertentu. Kita ada program namanya ikon, yaitu kolaborasi antara desainer dari Jakarta yang kita bawa mempelajari sesuatu kekuatan dari daerah dan meningkatkan kapasitas desain darin daerah tersebut,” kata Triawan Munaf (9/10/2016).

Baca: Hari Ini, Jemaat GBKP Pasar Minggu Ibadah di Kantor Kecamatan

Kepala Bekraf Triawan Munaf  menambahkan, lembaganya juga akan mengajarkan tentang branding dan pemasaran produk. Sehingga, kata dia, Kerajinan Banyuwangi memiliki nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1