Bareskrim Musnahkan Belasan Kilogram Shabu Dari China

Barang bukti tersebut didapat dari dua orang tersangka yang merupakan warga negara China, Lhi Zhiming dan Chen Rijian.

Rabu, 19 Okt 2016 11:43 WIB

Foto: Gilang Ramadhan/KBR

KBR, Jakarta- Bareskrim Polri memusnahkan 11,4 kilogram barang bukti narkotika jenis shabu selundupan dari China. Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Narkoba, Agung Prasetyoko mengatakan, barang bukti tersebut didapat dari dua orang tersangka yang merupakan warga negara China, Lhi Zhiming dan Chen Rijian.


"Awalnya ini ditangkap dengan menggunakan salah satu ekspedisi, kemudian dikembangkan lagi ke salah satu apartemen di wilayah Jakarta Barat, dapatlah barang bukti ini kurang lebih 11 kilogram dalam bentuk shabu-shabu siap olah," kata Agung di Kantor Direktorat Narkoba Bareskrim, Jakarta Timur, Rabu (19/10/16).

Agung menjelaskan, narkotika jenis shabu ini dikirim dari China ke Indonesia melalui ekspedisi DHL, pertengahan September 2016 lalu. Pelaku memasukan shabu ke dalam tabung filter air lalu dimasukan ke dalam kardus. Kedua tersangka berada di Indonesia untuk menerima paket ekspedisi tersebut.

"Pengirim dari China masih DPO," kata Agung.

Tersangka diancam hukuman mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. Agung mengatakan, tersangka disangkakan pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba.

Baca juga:

Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.