DPR: Densus Tipikor Mampu Menyasar Korupsi di Daerah

KBR68H, Jakarta - Komisi Hukum DPR menilai pembentukan Densus Tipikor oleh polisi bakal membantu KPK menuntaskan kasus korupsi.

Minggu, 20 Okt 2013 12:07 WIB

dpr, korupsi daerah, densus tipikor, polisi tipikor, polisi korupsi

KBR68H, Jakarta - Komisi Hukum DPR menilai pembentukan Densus Tipikor oleh polisi bakal  membantu KPK menuntaskan kasus korupsi.

Anggota Komisi Hukum DPR Ahmad Yani menyatakan, densus akan membantu KPK menuntaskan kasus korupsi yang sulit dijangkau KPK dalam beberapa sektor seperti pertambangan dan migas hingga ke pelosok daerah. Kata dia, lembaga tersebut akan dibawahi langsung oleh Kapolri.

“Tidak sempat ditangani KPK maka KPK bisa mensupervisi kepada densus atau densus yang melakukan penyelidikan dan penyidikan sendiri. Karena sama-sama yang kita ketahui laten korupsi ini tidak hanya di Jakarta tapi korupsi ini juga banyak di daerah-daerah. Dengan densus ini kasus-kasus di daerah, mungkin 20 miliar ataun 30 miliar densus ini yang bekerja keras, tapi tetap di bawah koordinasi dan supervisi KPK,” kata Yani saat dihubungi KBR68H

Anggota Komisi Hukum DPR Ahmad Yani menambahkan, Polri harus membuat aturan kelembagaan dan anggota yang jelas dalam densus tersebut. Untuk itu dibutuhkan waktu sekitar 2- 3 tahun.

Sebelumnya, saat uji kepatutan dan kelayakan di DPR, Kapolri Sutarman menjanjikan segera mendirikan satuan baru di kepolisian berupa detasemen khusus anti-korupsi (densus anti-korupsi). Menurut Sutarman pembentukan satuan tersebut penting untuk mempercepat kinerja Polri dalam menangani perkara korupsi yang termasuk kejahatan luar biasa.


Editor : Rony Rahmatha


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.