Jack Ma Mundur dari Alibaba

Penggantinya adalah Daniel Zhang yang sebelumnya sudah jadi CEO sejak 2015.

Senin, 10 Sep 2018 11:48 WIB

Foto: techcrunch.com

KBR, Jakarta - Pendiri Alibaba Group Holding, Jack Ma mengatakan akan mundur sebagai Chairman Alibaba pada 10 September 2019. Dilansir dari Reuters (10/9/2018), posisinya akan digantikan oleh Daniel Zhang (46) yang sebelumnya sudah menjabat sebagai CEO sejak 2015.

 
Jack Ma akan menyelesaikan masa jabatannya di Dewan Direksi Alibaba setelah rapat umum tahunan perusahaan pada 2020 mendatang.

"Memulai proses penerusan obor Alibaba kepada Daniel dan timnya adalah keputusan yang tepat pada saat yang tepat, karena saya tahu dari bekerja dengan mereka bahwa mereka siap," kata Ma dalam pernyataannya.
 
"Sejak dia mengambil alih sebagai CEO, dia telah menunjukkan bakatnya yang luar biasa, ketajaman bisnis dan kepemimpinan yang ditentukan," tambahnya.
 
Lebih lanjut ia mengatakan berencana untuk melanjutkan perannya dalam Alibaba Partnership, yaitu kelompok yang terdiri dari 36 pemimpin senior dan perusahaan afiliasinya.
 
Dalam wawancara dengan Bloomberg TV pekan lalu, Ma mengatakan kalau ia berencana untuk mengalihkan fokusnya ke filantropi dan pendidikan. Dia telah menciptakan sebuah fondasi atas namanya sendiri karena terinspirasi dari pendiri Microsoft Corp, Bill Gates.

Ma mendirikan Alibaba pada tahun 1999. Alibaba menjadi e-commerce terbesar dan ia sendiri menjadi salah satu orang terkaya di China. Menurut Forbes, Jack Ma memiliki kekayaan bersih sebesar $ 36,6 miliar atau 544 triliun rupiah. Sementara perusahaannya memiliki lebih dari 66.000 karyawan tetap dan nilai pasar sekitar $ 420 miliar atau 6.244 triliun rupiah.


Editor: Citra Dyah Prastuti
  

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".