Pemkab Bondowoso Dinilai Tak Serius Garap Museum Kereta Api

Pasca MoU setahun lalu, KAI Bondowoso belum bisa mengelola museum

Kamis, 07 Sep 2017 14:20 WIB

Seorang wisatawan melihat berbagai peninggalan sejarah di Museum Kereta Api Bondowoso, Jawa Timur, 29 Agustus 2017. (Foto: KBR/Friska Kalia)

KBR, Bondowoso- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Wilayah Bondowoso, Jawa Timur, mempertanyakan keseriusan pemkab soal kerja sama pengelolaan museum kereta api yang sudah diresmikan setahun lalu. Dalam MoU pada 17 Agustus 2016 disebutkan KAI nantinya punya kewenangan mengurus dan merawat museum. Sedangkan sarana dan prasarana pendukung lainnya menjadi kewenangan Pemkab Bondowoso.

Kepala Stasiun Bondowoso, Sugeng Adiwiyono mengatakan, setahun pasca peresmian oleh Bupati Amin Said Husni, belum ada kejelasan lagi.

“Pemda belum datang ke sini, sudah ada MoU tapi pembahasan perjanjian kerja sama belum ada sama sekali. Saat awal dinas pariwisata menyampaikan konsep yang bagus sekali, seperti membangun ruang terbuka, coffee shop hingga toko oleh-oleh di sekitar museum. Tapi sampai sekarang belum ada,” kata Sugeng kepada KBR beberapa waktu lalu.

Sugeng menambahkan persoalan tarif masuk bagi pengunjung museum juga belum jelas. “Kalau kami tentukan tarifnya itu menjadi salah. PT. KAI tidak menarik retribusi apapun, nanti jadinya pungli. Karena retribusi perlu ada dasar hukum, itu yang belum jelas dari Pemda,” ujarnya.

Sugeng sendiri menyayangkan tak adanya perhatian Pemda pada museum kereta api ini. Padahal, jika dikelola dengan baik, museum ini bisa mendatangkan pendapatan bagi Bondowoso. Apalagi, ini menjadi museum kereta api satu-satunya di Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Harry Patriantono mengaku belum bisa berkomentar soal museum kereta api di Bondowoso ini. Harry mengakui bahwa  belum ada pembahasan apapun terkait pengelolaan museum pasca diresmikan setahun silam.

“Kalau soal museum nanti dulu ya, belum ada pembicaraan,” kata Harry saat dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (7/9/2017).

Museum Kereta Api di Bondowoso diresmikan pada 17 Agustus 2016 silam. Museum kereta api ketiga di Indonesia dan satu-satunya di Jawa Timur ini menyajikan berbagai peninggalan kereta api yang dikumpulkan dari berbagai stasiun kereta api yang sudah non aktif mulai dari mesin ketik, telepon ladang, mesin cetak tanggal manual, hingga lentera.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

KPK Bantah ada Intervensi dari Karyawan

  • Praperadilan Setnov, Saksi Nilai KPK Terburu-buru
  • Jokowi: Ideologi Terorisme dan Radikalisme Berupaya Ganti Pancasila
  • Awas Gunung Agung, Presiden Perintahkan Warga Patuh