Pemkab Banyuwangi Rencanakan Kursus Gratis Bahasa Asing bagi Warganya

Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 900 juta

Jumat, 01 Sep 2017 18:52 WIB

Ilustrasi: kegiaran belajar-mengajar (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Banyuwangi- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, menganggarkan Rp 900 juta dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 untuk program kursus bahasa asing bagi warganya. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihtiyono, anggaran itu digunakan untuk keperluan operasional kursus, mulai honor tutor, alat tulis, modul belajar, dan peralatan penunjang lainnya. Kata dia, kursus bahasa asing ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Banyuwangi, agar siap menghadapi serbuan wisatawan asing yang terus meningkat ke Banyuwangi.

Kursus bahasa asing ini mengajarkan tiga bahasa, yaitu bahasa inggris, arab, dan mandarin.

"Di situ ada alokasi atau kuota 10 pemuda. Itu kan gratis kita yang membiayai. Nanti di pool (dikumpulkan-red) di desa dan kelurahan masing- masing. Kemudian kita yang mengirim tenaga-tenaga, yang memberikan kursus, instrukturnya kita yang menyiapkan. Termasuk materi-materi kita yang menyiapkan. Jadi anak-anak hanya datang kita ajari sampai nanti dia bisa memperoleh sertifikat yang diakui secara nasional," kata Sulihtiono hari ini Jumat (1/9/2017) di Banyuwangi.

Sulihtiyono menambahkan, kursus bahasa asing diselenggarakan di semua desa dan kelurahan di Banyuwangi. Dalam pelaksanaanya, satu desa membentuk satu kelompok belajar yang akan dipandu seorang tutor. Lokasi kursus ditetapkan sesuai kesepakatan warga, bisa di balai desa, tempat ibadah, hingga ruang taman kanak-kanak. Jadwalnya juga sesuai kesepakatan warga.

Kursus ini berlangsung sekitar tiga bulan. Peserta kursus diprioritaskan bagi warga yang berkaitan dengan sektor pariwisata, namun terbuka juga bagi masyarakat umum.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau