Minta 12 Meter, KLHK Hanya Izinkan 2 Meter Lebar Jalan di Objek Wisata Batu Betiang

Kondisi topografi tak memungkinkan.

Rabu, 06 Sep 2017 23:14 WIB

Wisata Air Terjun Batu Betiang yang berada di Kawasan TNKS (foto: M. Antoni/KBR)

KBR, Rejang Lebong- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tak meloloskan permintaan pemkab Rejang Lebong, Bengkulu terkait pembangunan jalan di Objek Wisata Batu Betiang di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Pemkab meminta jalan itu dibangun dengan lebar hingga 12 meter.

Hal itu disampaikan Juju Wiyono Direktorat Pengolaan dan Informasi Pengolaan dan Informasi Konservasi Alam Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam, Hayati dan Ekosistem (KSDAHE) kepada KBR di kantor TNKS, Rabu malam (6/9/2017).

Ujar Juju, tak lolosnya permintaan pemkab setelah timnya menyurvei sejak kemarin hingga hari ini. Kata dia, hasil survei menyebut letak topografinya, tak memungkin untuk dibuat jalan. "Dari hasil survei kita rasanya tidak memungkinkan ajuan pembangunan selebar 12 meter tersebut, karena kondisi topografi yang banyak bergelombang dan konturnya terjal," jelasnya.

Dia menambahkan, terkait hal tersebut dinas menyarankan untuk pembangunan jalan wisata hanya selebar 2 meter saja. "Walaupun demikian, intinya hasil survei nanti tetap kita sampaikan ke bu Menteri (Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya-red), kalau kajian kami hanya sebatas 2 meter saja."

Lanjut dia, terkait pembangunan jalan untuk pengelolaan objek wisata yang akan dikembangkan Pemkab Rejang Lebong, saat ini juga masih meminta persetujuan dari UNESCO, karena wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia, hutan hujan tropis Sumatera.

"Kalau TWA Bukit Kaba prosesnya bisa dipastikan cepat, tetapi untuk Batu Betiang kita mengajukan ke UNESCO, baru menunggu keputusan UNESCO. Yang jelas dari hasil survei termasuk kajian ekologi, ekonomi dan sosial budaya, akan kita sampaikan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rejang Lebong Zulkarnain mengatakan apapun keputusan tim dari KLHK nantinya mereka tetap mendukung. "Kita mendukung terkait hasil nantinya. Yang jelas, kalau disetujui harapan kita dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga aktivitas perambahan, khususnya di wilayah TNKS, bisa ditekan dengan peralihan menjadi objek wisata," katanya.

Pemkab Rejang Lebong telah menganggarkan pembangunan jalan ke Air Terjun Batu Betiang sebesar Rp1,5 miliar yang diperuntukan untuk pembebesan lahan di luar kawasan TNKS. Selain itu juga ada anggaran pembangunan jalan sepanjang 1 kilometer sebelum batas kawasan TNKS, melalui sumber biaya APBD 2017.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Film G30S PKI Menuai Kritik, Wiranto: Tidak Mungkin Kita Mengubah Fakta Sejarah

  • Pemkab Karang Asem Bakal Minimalkan Lokasi Pengungsian
  • AS Larang Warganya ke Venezuela, Chad, dan Korea Utara
  • Australia Akan Punya Industri Antariksa