Heboh Pil PCC, Mabes Gerebek Pabrik di Cimahi

"Itu bahan baku yang digunakan untuk PCC, Paracetamol, Cafein sama Carisoprodol. Jadi dia bahan obat seperti yang lagi ngetrend sekarang ini loh."

Senin, 18 Sep 2017 21:49 WIB

Korban pil PCC di Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: Antara)

KBR, Bandung- Direktorat Narkoba Mabes Polri menyita hampir empat ton bahan baku PCC (Paracetamol, Cafein, Carisoprodol) di sebuah pabrik di Kota Cimahi, Jawa Barat. Bahan baku yang ditemukan itu adalah trihek, serbuk tramadol, serbuk kafein dan lainnya tanpa memiliki izin.

Menurut Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, John Turman Panjaitan, usai dilakukan penggeledahan dipastikan bahwa seluruh bahan baku tersebut untuk produksi PCC dan bukan narkoba.

"Itu bahan baku yang digunakan untuk PCC, Paracetamol, Cafein sama Carisoprodol. Jadi dia bahan obat seperti yang lagi ngetrend sekarang ini loh. Jadi bukan narkotik ya," kata John Turman Panjaitan kepada KBR melalui telepon, Senin (18/09).

Baca: Puluhan Orang jadi Korban Pil PCC di Kendari

John Turman Panjaitan menjelaskan seluruh bahan baku PCC disimpan dalam sejumlah drum serta beberapa galon. Turman menjelaskan seluruh barang bukti di pabrik yang telah beroperasi setengah tahun tersebut seluruhnya dibawa ke Mabes Polri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mabes Polri mengerahkan dua tim untuk melakukan penggerebegan di dua lokasi yang diduga menjadi pabrik bahan baku PCC di Cimahi, Jawa Barat serta Surabaya, Jawa Timur.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau