Erupsi, Gunung Sinabung Keluarkan Awan Panas Sejauh 2 Km

Erupsi gunung SInabung disertai gempa dan guguran lava

Jumat, 29 Sep 2017 13:42 WIB

Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik ketika erupsi, di Karo, Sumatera Utara, Sabtu (16/9). (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Karo- Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara  erupsi disertai dengan guguran lava dan awan panas  pada pukul 02.00 WIB dinihari, Jumat (29/9).

"Hari ini memang ada erupsi itu sekira pukul 02.00 WIB dinihari, tinggi kolom abu vulkanik mencapai 2.000 meter," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Armen Putra kepada KBR, Jumat (29/9).

Selain mengeluarkan abu vulkanik,  juga  gempa dalam frekuensi rendah.

"Guguran lava sebanyak tujuh kali, dan guguran awan panas dua kali mengarah ke arah timur-tenggara dengan jarak yang teramati 2 kilometer," jelas Armen.

Hingga saat ini, kondisi Gunung Sinabung secara visual masih  tertutup kabut, dan arah angin cenderung ke barat-barat daya. Potensi terjadinya erupsi juga masih cukup tinggi untuk saat ini.

Lanjut Armen, erupsi susulan masih bisa terjadi, karena status Gunung Sinabung masih berada di level IV atau awas. Masyarakat dimintai selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak terkait.

"Masyarakat sekitar Sinabung hindari zona-zona bahaya karena masih berpotensi terjadi awan panas dan guguran lava, serta erupsi-erupsi Gunung Sinabung," tutup Armen.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.