BKSDA Aceh Sita Lima Satwa Langka Peliharaan Warga

"Ternyata, betul Dia ada pelihara kukang 2 ekor, selanjutnya dikasih penjelasan terkait satwa liar sehingga Dia mengerti dan mau menyerahkannya,”

Jumat, 15 Sep 2017 18:42 WIB

Siamang sitaan. (Foto: BKSDA Aceh)

KBR, Aceh– Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyita lima hewan langka yang dipelihara  warga. Masing-masing binatang jenis kukang (nyticebus coucang) berjumlah 2 ekor, kucing hutan (felis bengalensis) 2 ekor dan siamang (symphalangus syndactylus) 1 ekor.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, kelima satwa binatang yang dilindungi itu ditemukan dalam kondisi terkurung. Kata Dia, kasus itu terkuak berkat laporan   masyarakat.

”Terpantau oleh anggota Saya. Kemudian anggota turun untuk mengecek ke lapangan. Ternyata, betul Dia (warga-red) ada pelihara kukang 2 ekor, selanjutnya dikasih penjelasan terkait satwa liar sehingga Dia mengerti dan mau menyerahkannya,” kata Sapto menjawab KBR, Jumat (15/9).

Ia menambahkan,  semua satwa liar itu sekarang ditangani secara khusus oleh tim ahli dan dokter hewan sebelum dilepasliarkan ke habitatnya. Dia mengimbau, masyarakat untuk tidak memelihara satwa langka tersebut demi menjaga keanekaragaman dan kelestarian alam.


Kepala BKSDA menuturkan, untuk 2 ekor kukang berjenis jantan itu disita dari warga Kampung Kayu Kul, Kecamatan Pengasing, Kabupaten Aceh Tengah. Binatang berusia remaja yang ditemukan di halaman rumah ini diketahui setelah diunggah videonya di media sosial.

”Jadi, begini saat di-upload ke You Tube Kita langsung incar titik lokasinya. Dan, setelah dilakukan komunikasi secara baik-baik, pemiliknya Iwan Fitrah (33) tahun dengan sukarela bersedia menyerahkannya untuk nanti dilepasliarkan di Taman Buru Lingga Isaq, ” tuturnya.


Sedangkan  2 ekor kucing hutan jantan disita dari tangan pemiliknya atas nama Asmel Diga (36) warga Kampung Blang Gele, Kecamatan Bebesan, Aceh Tengah. Binatang yang masih kecil  ini dipeliharanya sekitar 1 minggu.

Sementara untuk siamang dievakuasi dari Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya. Hewan yang diberi nama Luna ini berusia sekitar 6 tahun dan berjenis kelamin betina.

Luna mendapat penanganan medis langsung setelah matanya cacat atau buta diduga terkena benda menyerupai senjata. Siamang yang malang ini harus menjalani perawatan secara intensif oleh dokter hewan.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1