OTT Ketua DPD, Dirut Bulog Akui Irman Minta Kuota Gula

"Januari beliau (Irman Gusman) yang menelepon. Yang saya tangkap beliau meminta kuota 3 ribu ton tetapi hanya terealisasi seribu ton. "

Kamis, 29 Sep 2016 21:25 WIB

Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Djarot Kusumayakti menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan saksi atas tersangka Ketua DPD (nonaktif) Irman Gusman di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (29

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



KBR, Jakarta- Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti dicecar pertanyaan soal permintaan kuota oleh Ketua DPD non aktif Irman Gusman.Djarot yang diperiksa selama 10 jam membenarkan hasil sadapan yang menyebut ada permintaan kuota gula dari Irman Gusman kepada dirinya. Namun kata Djarot permintaan itu tidak bisa sepenuhnya diikuti.

"(Siapa yang berinisiatif menelepon?) Januari beliau (Irman Gusman) yang menelepon.Yang saya tangkap beliau meminta kuota 3 ribu ton tetapi hanya terealisasi seribu ton. (Benarkah itu alokasi untuk Jakarta dipindahkan ke Sumbar?) Tidak, alokasi untuk seluruh Indonesia," jelasnya.

Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti enggan menjelaskan ada kuota gula untuk DKI namun dialihkan ke Sumbar setelah ada komunikasi dengan Irman Gusman.

Sebelumnya, KPK menetapkan tiga orang tersangka yang terdiri dari Ketua DPD Irman Gusman dan sepasang pengusaha suami istri dalam operasi tangkap tangan KPK. Irman ditangkap KPK dengan barang bukti uang Rp 100 juta.Uang itu merupakan ungkapan terima kasih karena Irman Gusman telah mengatur kuota gula non SNI.Selain ketiga orang itu, KPK juga menetapkan seorang jaksa yang diduga bermain dalam perkara impor gula ilegal.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.