Tim SAR Temukan Korban Tertimbun Reruntuhan Masjid di Lombok

Hingga Selasa, (07/08) siang, korban yang berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan Masjid Jabbal Nur sebanyak tiga orang.

Selasa, 07 Agus 2018 14:04 WIB

Tim SAR kembali evakuasi satu korban reruntuhan Masjid di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa, (07/08). (Foto: Zainudin Syafari)

KBR, Mataram- Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban gempa yang tertimbun di Masjid Jabbal Nur, Dusun Lading-Lading, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Hingga Selasa, (7/8/2018) Tim SAR telah berhasil mengevakuasi tiga jenazah dari reruntuhan bangunan Masjid tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya mengatakan, tim SAR gabungan saat ini masih melakukan pencarian korban yang tertimbun dengan menggunakan alat berat. Ia berharap semua korban yang tertimbun bisa ditemukan sesegera mungkin. 

"Tim SAR gabungan masih di lokasi untuk melaksanakan evakuasi terhadap korban. Alat yang digunakan juga alat eskavator, alat berat. Sampai Selasa siang dapat dievakusi satu orang lagi. Sehingga yang sudah terevakuasi sudah tiga orang. Kemarin dua, sekarang satu," kata Nyoman.

Kendati demikian, Nyoman belum bisa memastikan identitas korban. Selain tidak ada tanda pengenal, jenazah juga sudah tidak lagi bisa dikenali warga setempat. Nyoman juga belum bisa memastikan berapa orang yang tertimbun di reruntuhan Masjid Jabbal Nur.

Sebelumnya, sejumlah warga yang tengah melakukan shalat Isya tertimbun reruntuhan Masjid saat gempa bumi mengguncang Lombok hari Minggu lalu.

Editor: Adia Pradana

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Pemerintah sebagai pengemban amanah konstitusi harus yakin dan percaya diri dalam mengendalikan konsumsi rokok. Konstitusi mengamanahkan agar konsumsi rokok diturunkan demi kesehatan masyarakat.