Tiga Medali Diraih dari Cabang Olahraga Angkat Besi

Indonesia kini berada di posisi ke-4 dari total perolehan medali.

Selasa, 21 Agus 2018 16:59 WIB

Lifter Indonesia Eko Yuli melakukan angkatan 'Snatch' angkat besi putra grup A nomor 62 kg Asian Games ke-18 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8) (Foto: ANTARA).

KBR, Jakarta – Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga angkat besi di nomor Men’s 62 kg di JIExpo, Hall A, Selasa (21/8/2018) sore. Eko berhasil mengalahkan atlet angkat besi Vietnam dan Uzbekistan dengan total beban angkatan 311 kg.

Kemenangan Eko ini menambah prestasi para atlet angkat besi. Sebelumnya, cabor ini telah menyumbangkan satu medali perak yang diraih oleh Sri Wahyuni Agustiani dan satu medali perunggu oleh Surahmat bin Suwoto Wijoyo pada Senin (20/8/2018).

Pada cabang olahraga wushu, Achmad Hulaefi berhasil memboyong medali perunggu di nomor Men’s Gunshu, Selasa (21/8/2018) pagi di JIExpo, Hall B.

Achmad memperoleh poin 9,71 dan hanya berbeda tipis 0,02 poin dari atlet wushu Korea, Jae Seung Cho. Sedangkan peringkat pertama diraih oleh atlet wushu Tiongkok Zhaohua Wu dengan skor 9,76.

Tim Bulutangkis Regu Putri Gagal Masuk Final

Pertandingan semifinal bulutangkis regu putri Jepang kontra Indonesia berakhir dengan skor 3-1 di Gelora Bung Karno, Istora, Selasa (21/08/2018) sore. Dengan begitu, Indonesia gagal masuk partai final bulutangkis Asian Games 2018. Namun, usaha para pebulutangkis tidaklah sia-sia. Tim bulutangkis regu putri turut menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia.

Di pertandingan lainnya, China berhasil membekuk Thailand dengan skor 3-0. Di babak final bulutangkis regu putri China dan Jepang  akan bertemu pada Rabu (22/8/2018) pukul 12 siang.

Sampai sore ini, Indonesia telah mengumpulkan 5 medali emas, 2 medali perak dan 4 medali perunggu. Peningkatan jumlah medali kali ini tidak berdampak besar pada peringkat Indonesia dalam klasemen sementara dalam Asian Games 2018.

Jika Senin kemarin Indonesia sempat menduduki peringkat ketiga klasemen, sampai sore ini kedudukan Indonesia justru turun ke peringkat keempat. Yang berada di tiga posisi teratas adalah China, Jepang dan Korea. 

Editor: Citra Dyah Prastuti  

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".