Menteri Susi: Gerakan Indonesia Mengahadap Laut Berhasil Angkut 100 Ton Sampah

Menteri KKP Susi Pudjiastuti mengklaim gerakan bersih-bersih laut dan pantai bersama Gerakan Pandu Laut berhasil mengangkut lebih dari 100 ton sampah dari sejumlah titik di Indonesia.

Selasa, 21 Agus 2018 21:51 WIB

Menteri KKP Susi Pudjiastuti menyematkan syal ke musisi grup band Slank Kaka (kanan) saat meresmikan Pandu Laut Nusantara di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (15/7). (Foto: ANTARA/ Dhemas R)

KBR, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengklaim gerakan bersih-bersih laut dan pantai bersama Gerakan Pandu Laut berhasil mengangkut lebih dari 100 ton sampah dari sejumlah titik di Indonesia. Kata Susi, aksi bernama "Gerakan Indonesia Menghadap Laut" ini dilaksanakan di 73 titik dan melibatkan lebih dari 50 ribu orang secara sukarela.

Ia pun menyebut kegiatan inisiatif kementerinnya itu mengundang antusiasme besar dari masyarakat. Ini ditunjukkan dengan meluasnya titik-titik kegiatan. Menurutnya, masyarakat beramai-ramai turun ke pantai untuk membersihkan sampah.

"Kegiatan ini kami rencanakan di 73 lokasi waktu itu. Tetapi antusiasme masyarakat yang begitu besar sehingga banyak voluntary kegiatan yang terjadi bukan hanya di 73 titik tapi banyak titik-titik baru lainnya," kata Susi di Kantor KKP, Selasa (21/8/2018).

Susi memimpin langsung Gerakan Menghadap Laut dari Bitung pada Minggu, 19 Agustus lalu. Ia mengapresiasi keterlibatan sejumlah tokoh masyarakat, pemerintah daerah, komunitas penyelam, TNI AL, Polair dan masyarakat yang ikut secara sukarela.

Menteri Susi berharap Gerakan Menghadap Laut ini akan terus berlanjut dan tak berhenti pada 19 Agustus kemarin. Ia juga berharap aksi ini bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan laut. Susi pun mendorong kepala-kepala daerah di seluruh Indonesia untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".