Medali Emas dan Perunggu di Hari Keempat Asian Games

Indonesia masih peringkat keempat klasemen sementara Asian Games 2018

Rabu, 22 Agus 2018 17:29 WIB

Pemain sepak takraw putra Indonesia Saiful Rizal (atas kiri) dan Hendra Pago (atas kanan) menghadang bola tendangan pemain Malaysia Mohamad Azlan Alias (bawah) pada semifinal tim putra beregu sepak takraw Asian Games 2018 (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Memasuki hari keempat Asian Games 2018, perolehan medali Indonesia bertambah menjadi 14 medali. Cabang olahraga paralayang berhasil memboyong medali emas keenam Indonesia di nomor regu putra pagi (22/8/2018) tadi. Di lokasi pertandingan Gunung Mas Puncak, tim paralayang Indonesia berhasil kalahkan 14 negara lainnya.

Siang tadi, cabor sepak takraw regu putra juga turut menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia setelah kalah dari Malaysia 0-2. Posisi pertama diraih oleh Thailand dengan mengalahkan Malaysia 2-0.

Petenis Aldila Sutjiadi gagal masuk semifinal setelah dikalahkan petenis asal Tiongkok, Wang Qiang dengan skor 0-2 di JSC, Tennis Court pagi tadi.

Atlet wushu nomor changquan putri , Felda Elvira Santoso berakhir di posisi ke 6 dan gagal mendapatkan medali. Hal yang sama terjadi pada altet wushu nomor Taijijian putra, Bobie Valentinus Gunawan. Ia berakhir pada posisi ke 10 dan gagal raih medali.

Dari cabor Anggar, Uzbekistan kalahkan tim regu putra Indonesia dengan skor 45-35. Hal ini membuat tim regu putra anggar Indonesia tidak lanjut ke babak perempat final.Tim regu putri anggar juga tidak bisa melanjutkan langkahnya menuju semifinal. Kali ini, Indonesia dikalahkan oleh Jepang dengan perolehan skor 22-45.

Dalam babak final road race 100 km tunggal putri, Indonesia gagal dapatkan medali. Berlokasi di Subang Roads Route, dari 20 negara, Azizah Farchana dan Yanthi Fuchianty berada di posisi ke 15 dan 16.

Sampai sore ini Indonesia sudah mengumpulkan 14 medali dengan 6 emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Pencapaian ini tidak mengubah posisi Indonesia dalam klasemen sementara Asian Games 2018. Sama seperti kemarin, Indonesia masih bertahan di peringkat keempat.

Editor: Citra Dyah Prastuti 

 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".