Jokowi: Asian Games 2018 Jadi Energi Baru Perjuangan Palestina

Jokowi juga memuji semangat atlet Palestina, yang mampu mengalahkan Indonesia dalam pertandingan cabang sepak bola.

Selasa, 21 Agus 2018 13:50 WIB

Kontingen Palestina pada pembukaan ASIAN Games di Gelora Bung Karno, Sabtu (18/8) (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyebut perhelatan Asian Games 2018 yang saat ini tengah diadakan di Indonesia, bisa menjadi energi baru untuk perjuangan bangsa Palestina. Hal itu dikatakan Jokowi saat menerima Ketua Komite Olimpiade Palestina Jibril Mahmoud Muhammad Rajoub di Istana Mereka, Selasa (21/8). Jokowi juga memuji semangat atlet Palestina, yang mampu mengalahkan Indonesia dalam pertandingan cabang sepak bola. 

"Dan seluruh dunia tahu, Palestina mengirim atlet dalam jumlah yang banyak. Bahkan tanggal 15 Agustus saat pertandingan sepak bola Palestina dan Indonesia, Indonesia kalah. Dan saya yakin Asian Games akan memberikan sebuah energi baru bagi perjuangan Paestina, bagi perdamaian dan persaudaraan kita," kata Jokowi di Istana Merdeka.

Baca juga: 

Jokowi Akhiri Kirab Obor Asian Games 

Asian Games, Jokowi Ingin Aspek Keamanan Dapat Perhatian Khusus 

Jokowi mengatakan, ia sangat menghargai semangat Palestina yang mengirim 88 atlet untuk 14 cabang olahraga pada Asian Games 2018. Menurut Jokowi, atlet Palestina juga tak kalah dengan atlet dari negara lain. Mereka mendapat dukungan besar dari masyarakat Indonesia. Buktinya, kata Jokowi, pada pertandingan sepak bola 15 Agustus lalu, saat Palestina mampu mengalahkan Indonesia dengan skor 2-1, penonton Indonesia tetap bertepuk tangan dan mendukung tim Palestina. 

Jokowi berujar, Indonesia akan selalu mendukung perdamaian di Palestina. Menurutnya, Palestina dengan dukungan berbagai negara, akan mampu mewujudkan perdamaian tersebut.

Editor: Fajar Aryanto 

 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".