Coklat Ternyata Bisa Turunkan Risiko Gagal Jantung

Di dalam coklat terdapat senyawa alami bernama flavonoid yang bermanfaat bagi kesehatan.

Rabu, 29 Agus 2018 15:46 WIB

Mengonsumsi coklat dapat menurunkan risiko gagal jantung

KBR - Banyak orang percaya, untuk hidup sehat kita harus mengurangi segala jenis camilan manis yang kita makan. Namun, penelitian terbaru yang dipresentasikan dalam konferensi European Society of Cardiology di Jerman mengungkapkan, makan hingga tiga batang coklat setiap bulan dapat menurunkan risiko gagal jantung.

Dilansir dari Telegraph, penelitian ini dilakukan pada 575.000 orang dewasa. Mereka mengonsumsi coklat dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan. Hasilnya, risiko gagal jantung pun berkurang. 

Dr Chayakrit Krittanawong dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York yang juga merupakan peneliti utama, menjelaskan bahwa di dalam coklat terdapat senyawa alami bernama flavonoid. Menurutnya, flavonoid dapat bermanfaat bagi kesehatan seseorang.

"Saya percaya bahwa coklat adalah sumber flavonoid yang penting, yang berhubungan dalam mengurangi peradangan dan peningkatan kolesterol baik," katanya. Dia juga mengatakan, mengonsumsi flavonoid dapat meningkatkan kadar nitrit oksida dalam tubuh, yang akan memperluas pembuluh darah dan memperlancar sirkulasi.

"Namun, cokelat mungkin memiliki tingkat lemak jenuh yang tinggi. Saya akan bilang konsumsi cokelat hitam baik untuk kesehatan," tambahnya.

Berdasarkan penelitian sebelum ini yang dilakukan peneliti di Universitas Harvard, mengonsumsi coklat dapat menurunkan risiko gagal jantung sebanyak 23 persen, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi coklat sama sekali.

Meskipun begitu, jangan menonsumsi coklat secara berlebihan. Karena makan coklat terlalu banyak justru dapat meningkatkan risiko gagal jantung sebanyak 17 persen. Terlalu banyak mengonsumsi coklat memberikan dampak buruk bagi lebih dari 900.000 orang dewasa di Inggris. Kondisi tersebut menyebabkan sesak napas, batuk kronis, kelelahan, dan kematian yang sering terjadi.

Victoria Taylor, ahli gizi senior di British Heart Foundation mengatakan coklat memang sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. 

“Analisis berskala besar ini menunjukkan kalau mengonsumsi cokelat dalam jumlah sedang dapat melindungi Anda dari gagal jantung, tetapi terlalu banyak dapat merusak,” katanya. Taylor juga menyarankan untuk membuat camilan kecil yang menggunakan cokelat hitam dengan kandungan cokelat tertinggi.

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.