Cara Belanja Baru dengan Layanan Antar Kendaraan Tanpa Supir

Ini adalah pengembangan dari inovasi mobil self-driving atau tanpa supir yang dijadikan toko untuk berbelanja.

Selasa, 28 Agus 2018 09:26 WIB

Startup AutoX akan merilis teknologi mobil self-driving untuk berbelanja bulan ini

KBR, Jakarta - Startup AutoX mengumumkan teknologi terbarunya yang akan dirilis  bulan ini. Teknologi ini merupakan pengembangan dari inovasi mobil self-driving atau tanpa supir yang dijadikan toko untuk berbelanja. Mobil ini dapat dipanggil menggunakan aplikasi di smartphone. Layanan ini akan mulai didistribusikan di San Jose, California.

Dalam mengembangkan teknologi terbarunya ini AutoX bekerja sama dengan GrubMarket dan DeMartini untuk menyediakan produk belanjaan. Keduanya merupakan marketplace yang juga menyediakan produk langsung dari petani dan produsen utama.

AutoX mengungkapkan, cara berbelanja tradisional membosankan. Teknologi layanan belanja ini memberikan cara baru belanja bahan makanan untuk membebaskan orang-orang merasakan bagian terbaik dalam berbelanja dan menerima barang.

"Kami percaya teknologi mobil self-driving pada dasarnya akan mengubah kehidupan sehari-hari orang menjadi lebih baik,” ujar penemu sekaligus pemimpin eksekutif AutoX Jianxiong Xiao, dilansir dari AFP.

Konsumen dapat dengan mudah memilih produk yang diinginkan lewat aplikasi. Kemudian, barang belanjaan yang sudah dipilih dapat langsung dikirim lewat layanan pengiriman mobil tanpa supir. Tak hanya itu, teknologi ini juga memungkinkan konsumen untuk berbelanja langsung lewat mobil. Karena mobil ini dilengkapi juga dengan produk-produk belanjaan yang diletakkan di bagian belakang mobil.

Seperti yang tertulis dalam situs AutoX, layanan mobil berbelanja tanpa supir ini tentunya dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi dan sensor yang dapat mendeteksi keadaan sekitar, termasuk hewan-hewan kecil seperti anjing atau kucing yang mungkin lewat.

Meskipun menggunakan teknologi tanpa supir, AutoX juga mengungkapkan akan tetap menyediakan supir cadangan yang akan memantau. Hal tersebut merupakan peraturan lokal yang diharuskan. 

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".