Kerap Rusuh, 10 Napi Penjara Kerobokan Dipindah ke Nusa Kambangan

"Di belakangnya lagi mobil Brimob dan ditutup mobil PJR, dan tangan diborgol yang dijaga sepuluh aparat bersenjata setrum,"

Jumat, 25 Agus 2017 08:30 WIB

Penjara Kerobokan, Bali. (KBR/Yulius M.)

KBR, Denpasar- Sebanyak sepuluh orang narapidana penjara Kerobokan Bali Subuh tadi dipindahkan ke Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah.  Sebelumnya Kapolda Bali Petrus Golose mengatakan pemindahan nara pidana dari Lapas Kerobokan guna mengurangi tingkat kerusuhan   dan padatnya Lapas Kerobokan.

Subuh tadi sebanyak sepuluh tahanan sudah diberangkatkan melalui jalan darat.  Ruddy Setiawan, Wadir Direskrimsus Polda Bali  mengatakan  pengawalan ketat di sepanjang rute jalan yang dilalui narapidana hingga ke Nusa Kambangan.

"Di depannya mobil lalu lintas kemudian mobil Brimob nomor tiga mobil Sabhara. Di belakangnya mobil tahanan di belakangnya lagi mobil Sabhara. Di belakangnya lagi mobil Brimob dan ditutup mobil PJR, dan tangan diborgol yang dijaga sepuluh aparat bersenjata setrum," ujar Ruddy Setiawan, Wadir Direskrimsus Polda Bali, Jumat (26/08) .

Sepuluh narapidana yang dipindahkan itu yang menjalani hukuman di atas lima tahun. Guna menjaga keamanan selama perjalanan dari Bali ke Jawa Tengah juga berkoordinasi dengan aparat keamanan daerah yang dilalui.  Diperkirakan rombongan narapidana ini akan sampai ke Nusa Kambangan   Sabtu besok.

Sebelumya Kapolda Bali Petrus Golose mengatakan pemindahan narapidana guna menjaga situasi   dan mengurangi tekanan di dalam lapas. Sepuluh narapidana itu lima warga negara Indonesia yang merupakan anggota Ormas dan lima orang narapidana warga negara asing. Tahun lalu  terjadi bentrokan di dalam lapas Kerobokan yang dipicu bentrokan antar-Ormas.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

KPK Bantah ada Intervensi dari Karyawan

  • Praperadilan Setnov, Saksi Nilai KPK Terburu-buru
  • Jokowi: Ideologi Terorisme dan Radikalisme Berupaya Ganti Pancasila
  • Awas Gunung Agung, Presiden Perintahkan Warga Patuh