Kebakaran di Pasar Pagi Kaliwingu, Kerusakan Capai 60 Persen

"Secara keseluruhan 60 persen,total 60 persen. Cuma dari beberapa los yang paling parah itu bagian tengah. "

Minggu, 20 Agus 2017 20:27 WIB

Ilustrasi kebakaran. (Foto: ANTARA)

KBR, Semarang - Ratusan kios dan los di Pasar Pagi Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ludes dilalap api. Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal, Slamet mengatakan kerusakan akibat kebakaran tersebut mencapai 60 persen.

"Secara keseluruhan 60 persen,total 60 persen. Cuma dari beberapa los yang paling parah itu bagian tengah. Sedangkan di depan pasar (kerusakan) hanya sebagian," ujar Slamet di Semarang, Minggu (20/8/2017).

Kebakaran di kompleks Pasar Pagi Kaliwungu itu terjadi pada Sabtu (19/8/2017) malam kemarin. Api diduga bermula dari sebuah kios ikan. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB itu baru bisa dipadamkan selama hampir lima jam yakni pukul 23.00 WIB.

Dinas pemadam kebakaran mengerahkan 12 unit pemadam dari dalam dan luar Kendal. Akibat kejadian tersebut total kerugian pedagang diperkirakan mencapai miliaran Rupiah.

Hingga kini polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. Namun dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat arus pendek atau korsleting listrik.



Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.