Dinas Pendidikan Cilacap Tegur Guru HTI, Ini Kata Pengurus

"Kalau saya sendiri tidak. Saya kurang tahu, kalau langsung surat peringatan, apalagi memilih, PNS atau HTI. Wong HTI-nya sudah bubar ya tidak ada pilihan lagi. Wong sudah hilang"

Selasa, 01 Agus 2017 15:49 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)

KBR, Cilacap– Bekas Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Cilacap, David Dwinanto menyatakan seluruh kegiatan HTI di Cilacap berhenti total pasca-pengumuman pembubaran Ormas HTI oleh pemerintah. 
Kata dia, seluruh kegiatan itu dihentikan lantaran kepengurusan   Cilacap tak lagi bisa mengatasnamakan HTI lantaran sudah dibubarkan.

David beralasan, Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh DPP HTI Pusat dianggap sudah tak berlaku lagi. Kata dia  kini seluruh pengurus HTI tak aktif. Begitu pula dengan petinggi HTI Cilacap, termasuk Ketua dan Sekretaris HTI.

“Yang jelas, saya bukan atas nama siapa-siapa lagi. Karena kan HTI sudah dibubarkan. Otomatis SK itu kan sudah tidak ada gunanya sama sekali. Maaf, Saya tidak bisa mengatakan apa-apa. HTI sudah bubar ya sudah, seperti SK pengangkatan isitilahnya ketua, sekretaris itu ya sudah (tidak berlaku),” jelas David Dwinanto.

Baca: Dinas Pendidikan Tegur Guru Pengurus HTI 
 
Dikonfirmasi mengenai empat anggota HTI Cilacap yang merupakan guru atau tenaga pendidikan yang mendapat surat peringatan dari Dinas Pendidikan pada April 2017 lalu, secara tersirat David membenarkan hal tersebut. Akan tetapi, dia mengaku tak mengetahui berapa jumlah persisnya.

"Kalau saya sendiri tidak (menerima peringatan). Saya kurang tahu, kalau langsung surat peringatan, apalagi memilih, PNS atau HTI. Wong HTI-nya sudah bubar ya tidak ada pilihan lagi. Wong sudah hilang,” ujar David.
 

David yang juga guru di sebuah SMK mengaku bukan bagian dari anggota HTI yang menerima surat tersebut. Sebab, dia bukan PNS maupun pegawai honorer daerah.

Menurut David, kalau pun dia PNS maupun penerima, maka surat peringatan itu sudah tak berlaku lantaran HTI sudah dibubarkan.  Sejauh ini, KBR belum berhasil mengkonfirmasi Ketua HTI Cilacap, Dudung Ely Taufik. 


Editor: Rony Sitanggang


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Becakayu Ambruk, Menteri PUPR Hentikan Proyek Infrastruktur Jalan Seluruh Indonesia

  • Ketua DPR Persilakan Polri Kaji UU MD3, Tapi Polisi Harus Tetap Patuh
  • Serangan Bom Di Suriah, 77 Orang Tewas
  • Belum Juga Dapat Medali Di Olimpiade, Atlet Korut Was-Was

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.