Bima Arya Siap 'Cuma' Jadi Wagub Jabar

Belum ada putusan resmi dari partai soal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat

Kamis, 10 Agus 2017 19:35 WIB

Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) membuka secara resmi Program Istana Untuk Rakyat (Istura), di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (24/7). (Foto: Antara)

KBR, Bandung- Kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyatakan kesiapannya menjadi bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pemilu 2018 mendatang. Dua bakal calon gubernur yang diisyaratkan didampingi oleh Bima Arya adalah Deddy Mizwar yang diusung Partai Gerindra-PKS atau Ridwan Kamil yang diusung Partai Nasdem, juga termasuk Dedi Mulyadi dari Golkar.

Bima Arya menjelaskan baik Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil memiliki kekuatan serta kelebihan masing-masing untuk didampingi olehnya dalam Pemilu Gubernur 2018.

"Dua-duanya punya kelebihan dan kekuatan. Kang Deddy Mizwar sudah relatif memperoleh dukungan partai menurut saya ya. Kalau Kang Emil sangat populer tapi masih harus bekerja mencari dukungan partai karena baru satu partai," kata Bima Arya di Kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis, 10 Agustus 2017.

Bima Arya menjelaskan meski isyarat kuat terhadap Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil menjadi pasangan dalam Pemilu Gubernur 2018, namun sampai saat ini partainya masih berhitung untuk menyandingkan dirinya. Ujarnya, faktor kebijakan partai politik, kecocokan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur belum bisa menjadi patokan kepastian menjadi pasangan.

"Jadi masih banyak variabel tapi menurut saya sudah mulai mengkerucut ke tiga kubu," ujar Bima Arya.

31,76 Juta Warga Jabar Ikut Pilgub
Sementara itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut 31,76 juta warganya akan ikut mencoblos pemilihan gubernur dan pilkada serentak di 16 kabupaten/kota pada 2018 mendatang. Berdasarkan Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4), total jumlah yang akan memilih dalam pemilu 2018 itu terdiri dari 16,08 juta pria, 15,68 wanita serta 61 ribu pemilih pemula.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, agar seluruh warga yang terdaftar dalam DP4 itu berpartisipasi, maka seluruh kepala daerah memberikan sosialisasi dan pemberian pendidikan politik dengan mengoptimalkan anggaran yang telah dikucurkan.

"Rencana alokasi bantuan keuangan desk pilkada 27 kabupaten/kota senilai Rp 17.054.000.000  dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi dalam pemantauan dan mendapatkan laporan akurat mengenai tingkat partisipasi pemilih dalam pilkada serentak 2018," kata Deddy Mizwar di Kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Dipenogoro, Bandung, Kamis, 10 Agustus 2017.

Deddy Mizwar mengatakan tujuan sosialisasi dan pemberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar yang mempunyai hak pilih tidak golput. Katanya, tingkat partisipasi pemilih menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan gelaran pilkada yang diklaim terbesar di Indonesia tersebut dapat mencapai angka yang maksimal. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1