Besok Jokowi Umumkan Paket Kebijakan Ekonomi ke-16

"Garis besarnya saja. Saya akan menjelaskan rinciannya."

Rabu, 30 Agus 2017 13:23 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memastikan Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 akan diumumkan besok. Garis besar paket ini akan  diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penjelasan lebih rinci akan dipaparkan Darmin dalam konferensi pers terpisah di tempat lain.

"Yang penting barangkali paketnya mau diumumkan besok. Mungkin tidak di sini (Istana). Karena besok ada acara di BEJ, Presiden akan di sana. Presiden akan mulai menjelaskan. Saya akan jelaskan rinciannya mungkin setelah acara itu. (Presiden menjelaskan) Garis besarnya saja. Saya akan menjelaskan rinciannya. Mungkin setelahnya saya akan bikin waktu khusus setelahnya," kata Darmin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Sebelumnya, Darmin menyampaikan bahwa paket kebijakan ke-16 fokus untuk menggenjot investasi sehingga mampu mendongkrak perekonomian. Paket ini rencananya akan dituangkan dalam bentuk peraturan presiden (Perpres).

Dalam paket ke-16, pemerintah bakal membentuk satuan tugas pendampingan pelaksanaan investasi di pusat hingga daerah.

"Jadi paket itu akan menugaskan setiap kementerian dan lembaga itu harus membentuk Satgas. Yang kerjanya mengawal dan menyelesaikan itu dan termasuk pemerintah daerah. Sehingga ada yang tanggung jawab di pemerintah, itu harus selesai," ujar dia.

Keberadaan  Satgas diharapkan membuat investasi akan makin mudah masuk karena dikawal dan difasilitasi. Ia memastikan akan meminta laporan tiap Satgas sebulan agar terpantau kementerian atau daerah lama yang masih lambat.

"Mereka mengawal supaya (investasi) itu selesai.  Kita nanti buat, bahwa setiap bulan harus dilaporkan, sehingga kita tahu siapa yang lambat, siapa yang cepat," ucap dia. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Pilkada Serentak, Tito: Aman

  • Pilkada Serentak, KPAI Minta KPU Buat Aturan Tak Libatkan Anak
  • KPK Kebut Berkas Penghalangan Kasus Setnov
  • Presiden Venezuela Nicolas Maduro Siap Maju Dalam Pemilu Awal

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.