Kemarau, Hutan di Taman Nasional Baluran Terbakar

Dalam sebulan ini sudah 2 kali hutan di taman nasional Baluran terbakar

Jumat, 13 Jul 2018 09:28 WIB

Petugas berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan berusaha memadamkan api di kawasan Hutan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (12/07). (Foto: KBR/Hermawan A.)

KBR, Situbondo- Kawasan hutan di Taman Nasional Baluran Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (12/07) sore kembali terbakar.  Hutan yang terbakar berada  di blok Watu Kenong Petak 27 dan berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian.

Kordinator Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Puriono mengatakan,  daerah yang terbakar itu merupakan hutan jati yang  mengering akibat musim kemarau panjang di Situbondo. Sehingga daun jati yang kering dengan mudahnya terbakar ketika ada percikan api.

Kata Puriono, Akibat kebakaran hutan jati ini, jarak padang kendaraan  di jalan raya Situbondo yang menghubungkan Kabupaten Situbondo dengan Banyuwangi terganggu, karena terkena paparan kabut asap kebakaran. Sebab kata dia, lokasi terbakarnya hutan  ini cukup dekat dengan jalan raya.

“Di arah Surabaya- Banyuwangi dan Banyuwangi-Surabaya di dekat jalan raya. Untuk perkiraan informasi dari perhutani itu sekitar 3 hektar. Petugas itu langsung turun ke lokasi untuk penanganan,” kata Puriono yang dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (13/07) pagi.

Kordinator Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Puriono menambahkan, belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran hutan di Taman Nasional Baluran ini. Namun dugaan sementara, terbakarnya hutan  ini akibat orang yang membuang puntung rokok secara sembarangan.

kata Puriono, hingga pertengahan  Juni 2018, luas lahan hutan di Taman Nasional Baluran yang terbakar sudah mencapai 8 hektar lebih. Kebakaran hutan ini diperkirakan masih akan terjadi mengingat mulai   hingga Agustus nanti wilayah Kabupaten Situbondo, memasuki puncak musim kemarau. Untuk itu, BPBD Situbondo bersama instansi terkait terus memantau kondisi hutan di kawasan Taman Nasional Baluran.

Masyarakat  diimabau juga waspada dan tidak membuang puntung rokok sembarangan ketika memasuki kawasan hutan Baluran. Sebab puntung rokok bisa menyebabkan terbakarnya dedaunan yang sudah mengering di kawasan Taman Nasional baluran tersebut.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perkembangan teknologi yang begitu cepat menjadi tantangan bersama bagi gerakan koperasi di era milenium.