Warga: Meski Kalah Gugat, PT KAI Bandung Tetap Kirim Surat Penggusuran

Warga memenangkan gugatan perdata pada akhir Mei lalu.

Rabu, 26 Jul 2017 21:05 WIB

Ilustrasi (Foto: KBR/M. Ridlo)

KBR, Bandung- Warga Kebon Jeruk, Bandung, Jawa Barat, mendobrak pintu gerbang kantor PT Kereta Api Daerah Operasi 2 Bandung saat unjuk rasa menuntut penghentian intimidasi penggusuran tempat tinggal mereka. Hal itu dilakukan akibat tidak adanya perwakilan PT Kereta Api yang mau menandatangani surat pernyataan tidak lagi menyebarkan edaran penggusuran terhadap 25 kepala keluarga yang dituding menempati tanah PT Kereta Api Bandung.

Menurut warga Kebon Jeruk, Ulfhatun Khamdiyah, meski telah memenangkan gugatan atas tanah yang telah ditempatinya, PT Kereta Api malahan menyebarkan surat edaran kedua tentang adanya penggusuran. (Baca juga: Penggusuran, Warga Bandung Menangkan Gugatan Perdata Terhadap PT KAI )

"Ya kita tidak mau lah terintimidasi terus-menerus. Kita perlu hidup tenang. Kita perlu memulihkan ekonomi lagi yang sudah berantakan yang dari kemarin sudah habis-habisan. Setahun kita nganggur tidak ada penghasilan, baru saja mulai mau memulihkan perekonomian kita, anak-anak kita perlu sekolah, udah mau digusur lagi," kata Ulfhatun Khamdiyah di Jalan Stasiun Selatan, Bandung, Rabu 26 Juli 2017.

Ulfhatun Khamdiyah menambahkan, pemberian surat pemberitahuan tentang rencana penggusuran, dilakukan oleh pegawai PT Kereta Api tanpa ada penjelasan. Katanya, para pegawai PT Kereta Api hanya memberikan secarik kertas pemberitahuan rencana penggusuran dan langsung pergi.

Baca lainnya:

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1