Pesawat AMA dari Wamena Menuju Nduga Hilang Kontak

"Sekitar jam 11 lewat yang diduga sampai Nabire nanti jam 13.00 WIT tetapi tidak ada informasi dan kontak sama sekali."

Rabu, 05 Jul 2017 17:11 WIB

Ilustrasi (sumber: Situs AMA)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jayapura- Pesawat Assosiation Mission Aviation (AMA) jenis Pilatus Portes dengan nomor registrasi PK-RCX  hilang kontak. Pesawat saat itu dalam perjalanannya dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya ke Darakma, Kabupaten Nduga.

Pesawat dengan rute Wamena-Nduga yang biasa ditempuh dengan jarak 25 menit, diduga jarang melewati jalur regular, seperti kebanyakan pesawat lainnya. Kapolres Wamena, Yan Piet Reba menyebutkan pesawat berbadan kecil ini lebih senang memutar Gunung Trikora untuk menempuh perjalanannya.


"Jalur yang biasa dipakai oleh pesawat Trigana dan Demonaim Air ini, saat beberapa waktu lalu saat pemilu saya menggunakan pesawat Pilatus yang jatuh ini. Itu dia ambil jalur ke Habema dulu, potong Trikora dan masuk ke Trikora dan itu sulit sekali di atas Gunung Puncak Trikora, Puncak Cartens. (Itu artinya jarang lewat jalur regular?) Iya, jarang sekali ikut jalur reguler, karena saya pernah ikut sama-sama pilot itu," kata Yan Piet reba, saat dihubungi lewat telepon selularnya, Rabu (05/07).
 
Direktur AMA Papua, Djarot Soetanto menyebutkan pesawat hilang kontak setelah 8 menit lepas landas dari Bandar Udara Wamena.

Pesawat yang dipiloti oleh Pilot Wouter Moulders, warga negara Belanda dan Co Pilot Valens Ido Naibah, warga negara Indonesia, membawa barang  seberat 508 kilogram dengan 3 orang penumpang yakni Sanabut, Don dan Ondomget.


Tim Kepolisian dan Basarnas masih mencari keberadaan pesawat  di Pegunungan Jaya Wijaya. Menurut Juru bicara Polda Papua AM. Kamal, tim terus menelusuri keberadaan pesawat. 

"Sekitar jam 11 lewat yang diduga sampai Nabire nanti jam 13.00 WIT tetapi tidak ada informasi dan kontak sama sekali. Sampai saat ini, saya baru dapat informasi 15 menit yang lalu dari Kapolres Jaya Wijaya belum ada informasi di mana pesawat ini hilang atau mendarat. Pesawat ini ditumpangi dengan tiga penumpang, kemudian pilot dan copilot. Pesawat itu hilang kontak antara Wamena-Darakma," jelas Juru bicara Polda Papua A.M Kamal saat dihubungi KBR, Rabu (5/7/2017).



Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyatakan malam ini timnya akan berangkat ke Papua untuk menginvestigasi pesawat  yang hilang tersebut. Soerjanto mengatakan, saat ini timnya masih bersiap berangkat untuk mencari.

Kata dia, karena pesawat belum ditemukan, timnya juga akan bergabung dengan Basarnas untuk mencari lokasi pendaratan beserta korbannya.

"Belum, masih search and rescue, belum dievakuasi. Nanti kita akan memberangkan tim untuk ke sana, untuk melakukan investigasi. Lima orang di pesawat itu. Search and rescue dari Papua, Wamena dan sekitarnya. Itu sudah sejak pagi. Nanti malam itu yang KNKT. Search and rescue kan dipimpin Basarnas," kata Soerjanto kepada KBR, Rabu (05/07/2017).

Soerjanto mengatakan, KNKT belum menerima kabar yang detail mengenai pesawat yang jatuh tersebut. Kata dia, sementara ini KNKT hanya tahu pesawat AMA hilang kontak dalam penerbangan dari Wamena ke Darakma dan mengangkut tiga penumpang.

Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.