Kementerian Desa: Dalam 3 Tahun, Manfaat Dana Desa Mulai Terasa

"Pemerintah tetap pada komitmen memajukan desa di seluruh Indonesia. Salah satunya dengan terus menambah anggaran untuk dana desa. Tahun 2018 kami akan naikkan lagi menjadi Rp120 triliun."

Senin, 10 Jul 2017 22:00 WIB

Ilustrasi. Pembangunan jalan desa menggunakan dana desa tahun 2016 di Desa Sucen, Temanggung, Jawa Tengah. (Foto: temanggungsucen.desa.kemendesa.go.id/publik domain)


KBR, Bondowoso - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengklaim kucuran dana desa sejak 2015 hingga kini sudah mulai terasa manfaatnya.

Staf Ahli Kementerian Desa Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Ansar Husain mengatakan sejak 2015 sudah ada lebih dari 89 ribu kilometer jalan yang dibangun ditambah 553 jembatan serta 3.000 unit pasar dan seribu lebih lebih MCK yang dibangun menggunakan dana desa.

"Tak hanya sampai di situ. Pengembangan fasilitas kesehatan dan listrik juga sudah dibangun menggunakan dana desa. Kami berharap, ditambahnya anggaran bisa terus membantu desa untuk bangkit dan mandiri," kata Ansar Husan saat bertemu para kepala desa di Pendopo Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Senin (10/7/2017).

Ansar mengakui saat ini masalah yang dialami desa-desa di Indonesia masih berkutat pada persoalan tingginya angka kemiskinan, pengangguran dan infrastruktur.

Untuk itu, Kementerian Desa juga membentuk Satgas Dana Desa guna mengawal dan memantau penggunaan dana desa agar dimanfaatkan secara tepat untuk kepentingan masyarakat desa.

Ansar juga menegaskan pemerintah akan menaikkan anggaran dana desa sebesar 100 persen pada tahun depan.

Ansar Husain mengatakan setiap tahun pemerintah berupaya terus meningkatkan jumlah dana desa. Pada 2015 dana desa hanya sebesar Rp20 triliyun, dan naik 100 persen pada 2016 menjadi Rp46 triliun.

Pada 2017, anggaran dana desa naik menjadi Rp60 triliun dan akan dinaikkan 100 persen menjadi Rp120 triliun pada tahun depan.

Ansar Husain mengatakan penaikan anggaran dana desa dimaksudkan agar desa bisa segera mandiri dan mampu mempercepat proses pembangunan Indonesia secara keseluruhan.

"Pemerintah tetap pada komitmen memajukan desa di seluruh Indonesia. Salah satunya dengan terus menambah anggaran untuk dana desa. Tahun 2018 mendatang kami rencananya akan naik lagi menjadi Rp120 triliyun," kata Ansar Husan.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Saracen, Analisis PPATK sebut Nama Besar

  • Bentuk Densus Tipikor, Mabes Minta Anggaran Hampir 1 T
  • Bareskrim Sita Jutaan Pil PCC di Surabaya
  • Konflik Myanmar, Tim Pencari Fakta PBB Minta Tambahan Waktu