Dua Narapidana Nusakambangan Kabur

Keduanya menjebol atap kamar mandi dan melompati pagar kawat berduri dengan kain sarung yang disambung

Senin, 10 Jul 2017 16:34 WIB

Pengamanan Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Foto: Antara

KBR, Cilacap – Dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Besi, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah melarikan diri. Tahanan Lapas Kelas IIA ini bernama Hendra bin Amin, warga Jerong Sebrang Timur, Kewalian Kota Baru Kecamatan Kota Baru Kabupaten Dharmasyaraya, Sumatrera Barat. Dia divonis 9 dan 10 tahun penjara dalam kasus tindak pidana pencurian dan akan dibebaskan pada 2030.

Sementara narapidana kedua, yakni Agus Triyadi bin Masimun, warga Jl Stasiun RT 02/4 Kroya Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Masa hukuman Agus berakhir pada 2026.

Koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Abdul Aris mengatakan kedua napi menjebol plafon dan atap kamar mandi lama Lapas Besi sekitar pukul 13.00 WIB. “Semuanya lengkap saat apel. Pada saat masuk ke kamar, keduanya meminta izin mau membersihkan lingkungan dengan alasan kotor. Ya sudah, keduanya membersihkan. Tetapi setelahnya tidak diawasi," jelasnya. 

Abdul Aris menambahkan, aksi melarikan diri keduanya sempat dilihat tahanan lain. Berdasarkan keterangan saksi mata, keduanya melarikan diri melalui halaman belakang Lapas Besi. Kemudian melompati pagar kawat berduri dengan menggunakan kain sarung yang disambung. Setelah itu, Hendra dan Agus merangsek ke dalam hutan yang terletak di bagian belakang Lapas Besi.

"Ada napi yang melihat, ‘Pak-pak, itu ada yang kabur, Pak, lewat kamar mandi!’ Itu kamar mandi lama. Jebol plafon, turun, turun dari kamar mandi umum. Kemudian naik ke belakang, Pos sebelah kanan,” jelas Abdul Aris saat dihubungi KBR.

Abdul Aris melanjutkan, sampai kini kedua napi kabur tersebut masih diburu petugas gabungan Kementerian Hukum dan HAM, juga Kepolisian Sub-Sektor Nusakambangan dan Kopassus. Sementara, Satuan Polair Polres Cilacap menyisir di perairan Nusakambangan. Menurut Aris, kedua napi ini sempat terdeteksi di kawasan Lapas Narkotika Pulau Nusakambangan. Namun, mereka kembali masuk ke dalam hutan.

Aris berharap, nelayan sekitar perairan Nusakambangan tidak memberi tumpangan kepada mereka. Ia menyatakan sudah menyebarkan foto dan identitas napi kabur tersebut kepada nelayan setempat.

Editor: Damar Fery Ardiyan 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Saracen, Analisis PPATK sebut Nama Besar

  • Bentuk Densus Tipikor, Mabes Minta Anggaran Hampir 1 T
  • Bareskrim Sita Jutaan Pil PCC di Surabaya
  • Konflik Myanmar, Tim Pencari Fakta PBB Minta Tambahan Waktu