Yudi Latif Mundur dari Kepala BPIP, Ini Kata Jokowi

"Kemampuan beliau untuk mengarusutamakan Pancasila."

Jumat, 08 Jun 2018 19:49 WIB

Yudi Latif saat dilantik sebagai Kepala Pelaksana UKP Pembinaan Ideologi Pancasila oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (7/6/2017). (Foto: ANTARA/ Rosa P)

KBR, Jakarta-  Presiden Joko Widodo sudah menerima surat pengunduran diri Yudi Latif. Jokowi mengatakan karena urusan pribadi dan keluarga, Yudi Latif terpaksa mundur dari jabatan Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila.

"Saya sudah menerima surat pengunduran diri dari Pak Yudi Latif. Saya sangat menghargai upaya yang telah disiapkan. Proses UKP-PIP kemudian jadi BPIP. Saya kira kerja keras dan integritas beliau tidak perlu diragukan lagi," ujar Jokowi di Jakarta, Jumat(8/6).

Jokowi mengatakan integritas Yudi Latif sudah tidak diragukan. Selain itu, Yudi Latif juga sudah sangat berjasa membentuk pondasi BPIP di masa-masa awalnya.

Jokowi masih enggan membicarakan pengganti Yudi Latif. Kriterianya pun menurut dia belum dibicarakan.

Baca juga:

Sebelumnya Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) harus mendapat pengganti yang setara dengan Yudi Latif sebagai pemimpin. Moeldoko menilai kapasitas Yudi Latif sudah tidak diragukan sebagai aktivis dan cendekiawan muda.

"Kemampuan beliau untuk mengarusutamakan Pancasila. Backgroundnya luar biasa tentang pemahaman terhadap Pancasila. Kita semua tahu. Kalau beliau mundur, harus dicarikan figur lain yang betul-betul kira-kira kapasitasnya mendekati sama, atau bahkan sama," kata Moeldoko di kantornya, Jumat (8/6).

Kemampuan Yudi dinilai mumpuni untuk bisa mengembalikan Pancasila ke tengah masyarakat. Dengan situasi sekarang, menurut Moeldoko, BPIP perlu segera memiliki pemimpin baru.

Moeldoko mengaku terkejut mendengar keputusan Yudi mundur dari posisi Kepala BPIP. Menurutnya, saat terakhir bertemu satu bulan lalu di Kantor KSP, Yudi sama sekali tidak menyinggung soal rencana tersebut.

Baca juga:

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Apakah anda lelah dengan rutinitas harian anda? Seperti kuliah atau bekerja,dan belum punya waktu atau budget anda terbatas untuk bersenang-senang? Dufan Jawabannya