Rupiah Dibuka Melemah, Ini Kata Menkeu

Pergerakan rupiah dibuka melemah 18 poin di Rp14.104 per dollar AS, Senin (25/6/2018).

Senin, 25 Jun 2018 13:37 WIB

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan tren melemahnya nilai tukar Rupiah saat ini dipengaruhi oleh ketidakpastian global. Pergerakan rupiah sangat ditentukan kebijakan ekonomi Amerika Serikat, Tiongkok, dan Eropa.

"Hari ini Presiden Trump bilang ini, kemudian policy-nya RRT, Tiongkok retaliasi, kemudian ECB melakukan apa? Ini akan terus-menerus dinamis," kata Sri di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (25/6/2018).

Pergerakan rupiah dibuka melemah 18 poin di Rp14.104 per dollar AS, Senin (25/6/2018). Sementara Jumat (22/6/2018) pekan lalu, Rupiah sempat ditutup menguat 16 poin di Rp14.086 per dollar AS.

Sri menegaskan pemerintah berupaya menjaga kondisi perekonomian tetap baik. Menurutnya, selama tahun 2018 pelaksanaan APBN berjalan baik. Dia mengklaim stabilitas nilai tukar dan inflasi pun terjaga baik.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.