Cabup Tulungagung jadi Tersangka Korupsi KPK, PDIP Tetap Upayakan Pemenangan

"Kami juga prihatin dengan kondisi Tulungagung,"

Jumat, 08 Jun 2018 21:07 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Blitar dan Tulungagung di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (8/6). (Foto: Antara)

KBR, Tulungagung- Tim Pemenangan calon Bupati Tulunggaung, Syahri Mulyo tetap akan terus melakukan upaya pemenangan terhadap calon yang diusung meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Bendahara Tim Pemenangan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo yang juga Bendahara DPC PDIP Tulungagung, Heru Santoso mengatakan penetapan tersangka tersebut mengejutkan seluruh tim pemenangan maupun partai pengusung.

"Kami juga prihatin dengan kondisi Tulungagung, tetapi dari sisi kepartaian kami diberikan tugas untuk tetap solid, tetap berjuang untuk mengupayakan pemenangan Sahto (Syahri Mulyo-Maryoto Birowo), sampai tuntas 27 Juni. Yang kedua kami juga tetap menghormati proses hukum yang dilakukan KPK," katanya.

Heru menambahkan seluruh tahapan pada internal partai pengusung, seperti konsolidasi dengan seluruh relawan maupun pembekalan para saksi terus berjalan seperti biasa.  Dia optimistis pasangannya mampu memenangkan kontestasi Pilkada meskipun sang calon bupati berstatus tersangka dan kini buron.

Sebelumnya KPK menetapkan  Bupati Tulungagung periode 2013-2018 sekaligus cabup petahana Tulungagung Syahri Mulyo sebagai tersangka penerima suap atau gratifikasi proyek pembangunan infrastruktur sebesar Rp 2,5 miliar, dari seorang kontraktor. Dalam perkara ini, KPK menetapkan empat orang tersangka.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang