Selain Dermaga 6, Pengendara Motor di Pelabuhan Merak Bisa Gunakan Dermaga 1 dan 2

Awalnya jalur sepeda motor hanya tersedia di Dermaga 6. Namun, mulai hari ini Pelabuhan Merak membuka Dermaga 1 dan 2 untuk sepeda motor

Jumat, 23 Jun 2017 19:57 WIB

Pemudik motor di Pelabuhan Merak, Banten. Foto: Antara

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Sugihardjo menyatakan Pelabuhan Merak Banten menambah dua dermaga khusus sepeda motor untuk diseberangkan menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung. Awalnya jalur sepeda motor hanya tersedia di Dermaga 6. Namun, mulai hari ini Pelabuhan Merak membuka Dermaga 1 dan 2 untuk sepeda motor.

"Pelabuhan Merak masih favorit untuk perjalanan sore dan malam, sehingga kita lihat tadi malam peningkatannya luar biasa, khususnya sepeda motor," kata Sugihardjo di kantornya, Jumat (23/06/2017).

Sugihardjo menjelaskan, mayoritas pemudik memilih perjalanan malam karena tidak ingin melintasi jalur Sumatera pada malam hari. Menurutnya, sejak H-10 hingga H-2 Lebaran atau dini hari tadi, terdapat 1.273.695 kendaraan dan penumpang yang telah diseberangkan dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni.

Sementara pada hari ini Jumat (23/6), pemudik yang mengendarai sepeda motor berjumlah 93.073 dan 158.986 mobil. PT ASDP mengopererasikan 36 kapal untuk mengangkut para pemudik menyebrangi Selat Sunda, serta 20 kapal cadangan.

Selain menambah dermaga untuk pengendara sepeda motor, Pelabuhan Merak juga memberi perlakuan khusus pada pemudik yang memesan tiket kapal secara online. Kata Sugihardjo, Pelabuhan Merak telah menyediakan tiga gardu khusus untuk check in pemudik yang membeli tiket secara online, sehingga tak tercampur dengan penumpang yang membeli tiket secara manual. (dmr)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau