Puncak Arus Mudik, Ribuan Pemudik Membludak di Pelabuhan Nunukan Kaltara

Sekitar 2.000 pemudik menggunakan layanan Kapal Motor (KM) Bukit Sigunting. Para pemudik sebagian besar adalah pekerja migran di Malaysia.

Rabu, 21 Jun 2017 13:14 WIB

Calon pemudik menaiki kapal KM Bukit Siguntang dari Pelabuhan Tuno Taka, Nunukan, Kaltara, Selasa (20/6/2017). (Foto: KBR/Adhima)

KBR, Nunukan - Ribuan orang memadati Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Selasa (20/6/2017) untuk mudik menggunakan Kapal Motor Bukit Sigunting.

Hari Selasa kemarin diperkirakan merupakan puncak arus mudik di pelabuhan tersebut. Sekitar 2.000 pemudik menggunakan layanan Kapal Motor (KM) Bukit Sigunting. Para pemudik sebagian besar adalah pekerja migran di Malaysia.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Kabupaten Nunukan Agus Subagya mengatakan para pemudik memilih KM Bukit Siguntang karena ingin bisa menikmati puasa di kampung halaman. KM Bukit Siguntang bertolak dari Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada Selasa malam pukul 22:00 WITA, dan akan menyinggahi sejumlah pelabuhan seperti Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Pare–Pare, Pelabuhan Makasar dan Pelabuhan Bau-Bau.

"Kira kira ini puncak arus mudiknya. Karena ini kapal masih sampai ke Bau bau, dan masih sempat untuk berpuasa di kampung halaman sebelum mereka merayakan Idul Fitri," kata Agus Subagya, Selasa (21/6/2017).

Kepala Kantor KSOP Nunukan Agus Subagya menambahkan, pada puncak arus mudik kali ini KSOP tidak membatasi penumpang karena jumlah pemudik sebanyak 2.000 orang masih bisa ditampung oleh KM Bukit Siguntang.

KM Bukit Siguntang mampu menampung hampir 4.000 penumpang. Namun dalam puncak arus mudik tahun ini KM Bukit Siguntang membawa penumpang sebanyak 3.500 orang.

Selain KM Bukit Siguntang, masih ada jadwal dua pelayaran mudik dari Pelabuhan Nunukan menggunakan kapal swasta dengan tujuan Pare–Pare dan menuju Kupang.

"Besok ada kapal swasta tujuan Pare-Pare, dan nanti tanggal 23 Juni dengan tujuan akhir Kupang," kata Agus Subagya.

Kepolisian Sektor Keamanan Pelabuhan memberlakukan sistem buka tutup bagi penumpang yang akan naik ke atas kapal. Sistem buka tutup tersebut untuk mencegah penumpukan penumpang di pintu masuk kapal.

Kepolisian juga menurunkan anjing pelacak dalam pengamanan mudik lebaran tahun ini.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Per 1 September, Beras Medium Tak Boleh Dijual di Atas Rp 9.450

  • Kemendikbud: Kawasan di Cigugur, Kuningan Bukan Cagar Budaya
  • 10 Desa di Jateng Segera Punya Perdes Perlindungan Buruh Migran
  • Ini Dampak Topan Hato di Cina Selatan

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.