Penuntasan Penyerangan Novel, KPK akan Temui Kapolri

"Tetapi komunikasi antara Mabes Polri dan KPK telah berlangsung dengan baik, dan akan ada pertemuan antara Kapolri dengan Pimpinan KPK."

Kamis, 15 Jun 2017 15:02 WIB

Ilustrasi: Aksi dukungan untuk Novel Baswedan. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menyambangi langsung Kepala Kepolisian Indonesia (Kapolri) untuk menindaklanjuti keterangan Novel Baswedan terkait peristiwa penyiraman air keras yang menimpanya.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief mengatakan, diperkirakan pertemuan akan dilakukan pada awal pekan depan.

"Tetapi komunikasi antara Mabes Polri dan KPK telah berlangsung dengan baik, dan akan ada pertemuan antara Kapolri dengan Pimpinan KPK. (Kapan pertemuannya pak?) Kayaknya Senin atau Selasa, itu yang dibicarakan, pak Kapolri sudah ketemu pak Agus saat Bukber di DPR, kemaren sudah bilang," ujarnya kepada wartawan di Kantor KPK, Kamis (15/06).

Terkait pengakuan Novel soal adanya keterlibatan jenderal polisi dalam peristiwa tersebut, dia menyatakan KPK belum mendapatkan informasi yang rinci.

Dia juga belum belum dapat menilai ada konflik kepentingan di tubuh Polri dalam pengungkapan kasus penyerangan Novel.

"Untuk sementara belom ada, pertemuannya nanti dengan Kapolri ya kalo tidak di Mabes atau KPK," ucapnya.

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Saracen, Analisis PPATK sebut Nama Besar

  • Bentuk Densus Tipikor, Mabes Minta Anggaran Hampir 1 T
  • Bareskrim Sita Jutaan Pil PCC di Surabaya
  • Konflik Myanmar, Tim Pencari Fakta PBB Minta Tambahan Waktu