Pansus KPK Sepakati Anggaran 3,1 M

"Utamanya untuk kepentingan mengundang pakar dan ahli yang berkaitan dengan tugas angket ini,"

Kamis, 08 Jun 2017 19:41 WIB

Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa saat menyampaikan jumlah anggaran yang dibutuhkan, Kamis (8/06). (Foto: KBR/Gilang R.)

KBR, Jakarta- Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR RI terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi menyepakati anggaran untuk pelaksanaan angket ini senilai Rp 3,1 miliar. Ketua Pansus Angket KPK, Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, anggaran sebagian besar digunakan untuk konsumsi serta mengundang pakar dan ahli.

"Jadi disepakati nanti ada pakar dan lembaga mana akan kita undang. Anggarannya​ mencapai Rp 3,1 miliar. Itu sudah termasuk konsinyering untuk kunjungan ke luar kota. Utamanya untuk kepentingan mengundang pakar dan ahli yang berkaitan dengan tugas angket ini," kata Agun di Kompleks Parlemen RI, Kamis (08/07/17).

Selain anggaran, rapat perdana ini juga menyepakati agenda dan mekanisme kerja Pansus Angket KPK. Agun mengatakan, Pansus membagi 2 klaster yang akan diundang dalam rapat yakni kelembagaan dan operasional. Mengenai teknisnya akan disampaikan pada rapat pekan depan, Selasa (11/06/17).

"Jadwal lengkap resmi untuk 60 hari termasuk siapa saja yang diundang belum diputuskan," ujarnya.

Agun memastikan, hak angket ini untuk kepentingan KPK ke depan dalam pemberantasan korupsi. Ia mengklaim, tak ada niatan  Pansus untuk melemahkan institusi KPK.

"Kami mendukung, menghargai, menghormati kelembagaan KPK dalam menjalankan fungsinya sebagai penegakan hukum," kata Agun.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

KKP Gagal Capai Target Ekspor Ikan

  • HRW Usulkan 4 Isu Jadi Prioritas Dialog Jakarta Papua
  • Terduga TBC di Medan Capai Seribu Orang
  • Dalai Lama Luncurkan Aplikasi

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi