Ini Syarat Gerindra Tarik Wakil di Pansus Angket KPK

"Kalau ada yang mempermasalahkan palu yang dipimpin Fahri Hamzah tidak sah, Gerindra akan menarik anggotanya dari Pansus."

Rabu, 14 Jun 2017 13:33 WIB

Ilustrasi: Koalisi Tolak Angket laporkan Fahri Hamzah dan sejumlah anggota DPR kepada MKD. (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Fraksi Gerindra akan mencabut perwakilannya dari panitia khusus (Pansus) hak angket   KPK jika lembaga antirasuah itu bisa membuktikan adanya ancaman yang dilakukan anggota DPR kepada Miryam Haryani. Ini diucapkan oleh perwakilan Gerindra dalam pansus Desmond Mahesa.

Nama Desmond ikut disebut penyidik KPK Novel Baswedan sebagai pengintimidasi Miryam sehingga bekas anggota DPR itu menarik seluruh keterangannya terkait korupsi KTP elektronik. Dia bersikeras langkah Gerindra mengirimkan perwakilannya sudah sesuai dengan keputusan rapat paripurna tentang penggunaan hak angket, Jumat(28/4) lalu.

"Kalau ada yang mempermasalahkan palu yang dipimpin Fahri Hamzah tidak sah, Gerindra akan menarik anggotanya dari Pansus. Plus, Miryam yang bohong atau KPK yang bohong," ujar Desmond di DPR, Rabu (14/6).

Desmond beralasan sampai saat ini tidak satupun fraksi mempermasalahkan keputusan paripurna untuk menggunakan hak angket terhadap KPK. Termasuk partai Demokrat yang hingga saat ini menegaskan tidak akan mengirimkan anggotanya.

Gerindra   sejak awal juga menolak hak angket tersebut. Bahkan beberapa anggota fraksi saat paripurna memutuskan keluar ruangan karena interupsinya tidak digubris Fahri.

"Putusan paripurna kami sebagai anggota DPR, berbeda boleh saat palu belum diketok. Tapi kalau sudah ya kami harus patuh."


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.