Hati-hati Mudik Lewat Cirebon, Ini Kawasan Jenuh Bisa Bikin Emosional

Cirebon dikenal sebagai titik jenuh bagi pemudik, baik yang berkendara dari Jakarta maupun dari arah Jawa Barat. Jarak Jakarta-Cirebon sekitar 200 km biasanya membuat para pemudik jenuh di kendaraan.

Rabu, 14 Jun 2017 13:06 WIB

Ilustrasi. Pemudik yang terhadang pasar tumpah di Cirebon Jawa Barat. (Foto: RTTMC.dephub.go.id)

KBR, Cirebon - Aktivitas pasar tumpah di sepanjang jalur mudik di kawasan Pantai Utara (Pantura), khususnya di Cirebon Jawa Barat akan dihentikan sepekan sebelum hari raya.

Kapolres Cirebon Risto Samodra mengatakan penghentian pasar tumpah itu untuk membantu memperlancar arus mudik Lebaran tahun ini.

Ada empat titik pasar tumpah yang berpotensi menjadi penyebab kemacetan selama arus mudik dan arus balik di sepanjang jalur pantura Cirebon. Diantaranya Pasar Tegalgubug di Kecamatan Arjawinangun, Pasar Minggu di Kecamatan Palimanan, Pasar Kue Weru di Kecamatan Weru dan Pasar Gebang di Kecamatan Gebang.

"Semua pengurus pasar sudah sepakat tidak akan melakukan kegiatan ekonomi di bahu-bahu jalan sejak H-7 arus mudik lebaran," kata Risto, saat pengecekan pengamanan sepanjang jalur mudik pantura Cirebon, Selasa (13/6/2017).



Keterangan foto: Kapolres Cirebon Risto Samodra (kiri) saat meninjau Pasar Gebang, sekaligus menyampaikan rencana penutupan pasar mulai H-7 lebaran. (Foto: KBR/Frans Mokalu)
 
Jika pedagang tetap membandel dengan nekat berjualan di bahu jalan dan tidak sesuai kesepakatan, Polres akan penertiban.

"Kami akan melakukan pengawasan sekaligus menindak pedagang yang tidak mematuhi kesepakatan," kata Risto Samodra.

Risto juga menyarankan para pemudik berhati-hati karena Cirebon dikenal sebagai titik jenuh bagi pemudik, baik yang berkendara dari Jakarta maupun dari arah Jawa Barat. Jarak Jakarta-Cirebon sekitar 200 kilometer biasanya membuat para pemudik jenuh di kendaraan.

"Pemudik yang memasuki Pantura Cirebon agar berhati-hati karena sudah mulai jenuh," katanya. Kejenuhan pemudik itu, kata Risto, dapat membahayakan. Apalagi, kata Risto, jalur mudik yang dilintasi macet hingga membuat pemudik kelelahan dan cenderung emosional.

Untuk menghindari hal itu, Kapolres Cirebon Risto Samodra mengimbau pemudik untuk beristirahat lebih dulu di posko-posko mudik yang telah disiapkan.

"Kami menyiapkan tiga checkpoint, satu posko utama, dan 86 pospam. Ada banyak fasilitas yang bisa digunakan pemudik, seperti ruang istirahat, tenaga pijat, toilet, mushala, bengkel, pos kesehatan hingga tempat makan," kata Risto.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!