H-6 Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Melejit

Harga bawang merah di Pasar Blambangan Banyuwangi, naik Rp6 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Begitu juga harga cabai rawit naik Rp6 ribu, menjadi Rp35 ribu per kilogram.

Selasa, 20 Jun 2017 19:55 WIB

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan sidak di Pasar Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (20/6/2017). Sidak untuk memantau harga barang menjelang hari raya Idul Fitri. (Foto: ANTARA/Budi Candra Setya)

KBR, Banyuwangi - Enam hari menjelang hari raya Idul Fitri, harga sejumlah kebutuhan pokok melonjak di sejumlah pasar tradisional di Banyuwangi, Jawa Timur.

Kenaikan harga cukup besar terjadi pada komoditas bawang merah dan cabai kecil. Harga bawang merah di Pasar Blambangan Banyuwangi, naik Rp6 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram. Begitu juga harga cabai rawit naik Rp6 ribu, menjadi Rp35 ribu per kilogram.

Harga komoditas lain juga melonjak seperti cabe besar yang naik hampir 100 persen, dari Rp8 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram. Sedangkan harga daging sapi jenis super naik Rp10 ribu menjadi Rp120 ribu per kilogram.

Untuk kebutuhan pokok lain cenderung stabil atau naik tipis, seperti beras harganya masih berkisar Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Blambangan Banyuwangi, Miskan mengatakan kenaian harga kebutuhan pokok disebabkan karena pasokan dari agen berkurang menjalang lebaran. Para pedagang terpaksa menaikan harga.

"Kalau cabai besar dari Rp8 ribu naik jadi Rp15 ribu. Cabai kecil naik dari Rp29 ribu ke Rp32 ribu. Ini mungkin karena barang telat," kata Miskan, di Pasar Blambangan Banyuwangi, Selasa (20/6/2017).

Meski begitu ada juga yang turun, seperti bawang putih turun dari Rp28 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram.

Pedagang lain, Rini Ekawati mengatakan kenaiakan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran terjadi karena harga pengambilan dari agen juga naik. Bahkan, kata Rini, kenaikan komoditi tertentu, seperti bawang merah dan cabai rawit harganya naik setiap hari.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ketika melakukan sidak di Pasar Blambangan Banyuwangi mengklaim harga komoditi bahan pokok secara keseluruhan stabil bahkan cendrung turun. Ia mengatakan secara nasional stok kebutuhan pangan menjelang lebaran ini cukup aman.

Endriasto mengatakan, memang ada sedikit kebutuhan pokok yang naik. Namun hal itu tidak mempengaruhi daya beli masyarakat.

Di Balikpapan

Sepekan menjelang lebaran, harga sejumlah kebutuhan di pasar tradisional Balikpapan juga melonjak. Salah satunya daging sapi yang mulai naik dari sebelumnya Rp125 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang pasar tradisonal Klandasan Balikpapan, Isco mengatakan stok yang terbatas menyebabkan harga daging naik. Ia bahkan memperkirakan harga daging sapi dalam dua hari ke depan bisa mencapai Rp150 ribu per kilogram.

Perkiraan Isco itu didasarkan pada pengalaman berdagang pada tahun-tahun sebelumnya, setiap kali mendekati lebaran. Isco mengatakan tahun lalu harga daging juga tiba-tiba melonjak mencapai Rp150 ribu per kilogram. Kenaikkan itu disebabkan karena permintaan meningkat. 

Harga daging ayam juga mengalami kenaikkan dalam lima hari terakhir, dari sebelumnya Rp40 ribu per ekor menjadi Rp45 ribu per ekor. Kenaikkan itu juga disebabkan permintaan tinggi sementara pasokan kurang.

Di sisi lain, harga bawang putih yang sebelumnya Rp80 ribu per kilogram turun menjadi Rp55 ribu per kilogram. Berbeda dengan harga bawang merah yang justru naik dari Rp35 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!