Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Jawa Tengah

Satu orang ditangkap di Temanggung dan dua orang lainnya ditangkap di Kendal.

Minggu, 18 Jun 2017 20:11 WIB

Ilustrasi. Foto: Antara

KBR, Jakarta - Densus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris di Jawa Tengah. Juru bicara Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Djarod Padakova mengonfirmasi ada satu orang yang ditangkap di Temanggung, sementara dua orang lainnya ditangkap di Kendal.

"Satu di Temanggung, dua di Kendal. Ada beberapa bahan kimia yang diamankan, rantang, alat komunikasi, dan beberapa barang bukti lainnya," ujar Djarod kepada KBR, Minggu(18/6).

Pada penangkapan itu, Densus juga menyita sejumlah laptop, ponsel, flashdisk, buku, serta cairan kimia. Penangkapan dilakukan Densus bekerjasama dengan Polda Jawa Tengah.

Usai ditangkap ketiganya diinterogasi oleh Densus 88. Kepolisian belum menginformasikan keterlibatan para terduga teroris dengan jaringan tertentu.

"Itu masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan dari Desnsus. Keterangannya setelah selesai dilakukan interogasi maupun pemeriksaan."


Editor: Sasmito

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau