Jokowi Minta Semua Menteri Ikut Promosikan Asian Games

"Semuanya, seluruh menteri, masyarakat, semuanya, biar Asian Games ini anget menuju panas,"

Kamis, 03 Mei 2018 09:55 WIB

Warga berjalan di samping display promosi Asian Games 2018 di Kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (20/4). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta semua menterinya ikut mengenalkan Asian Games yang akan dibuka pada Agustus mendatang, lantaran hingga saat ini promosinya masih sepi. Jokowi mengatakan, promosi tersebut bisa dilakukan berbagai cara, termasuk ia yang mengenakan jaket Asian Games.

Menurut Jokowi, acara Asian Games harus sukses karena akan berpengaruh pada citra Indonesia sebagai tuan rumah.

"Jaket pribadi. Semuanya saya ajak untuk ikut bersama-sama mempromosikan Asian Games yang ke-18. Mau pakai kaos Asian Games, boleh. Mau pakai jaket Asian Games seperti ini boleh. Saya akan pakai ke mana pun. Semuanya, seluruh menteri, masyarakat, semuanya, biar Asian Games ini anget menuju panas," kata Jokowi di Istana Bogor, Kamis (03/05/2018).

Jokowi mengatakan, promosi Asian Games bisa dilakukan berbagai cara. Jokowi mengaku memesan sendiri jaket berlogo Asian Games tersebut. Pada jaket Jokowi itu, logo Asian Games terpasang melintang di dada, serta di kedua lengannya. Sedangkan di bagian punggung, terdapat ilustrasi olah raga tinju, panahan, voli, anggar, basket, dan angkat besi.

Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi mengatakan, strategi promosi Jokowi itu bisa ditiru oleh semua menteri. Ia juga berencana ikut membuat jaket Asian Games.

"Yang penting simbol logo Asian Games itu nampak di sana. Untuk menggaungkan, memanaskan dan mendemamkan Asian Games. Saya baru lihat ini. Saya lagi mikir dari mana ini dapatnya," kata Imam.

Sebelumnya, Jokowi mengeluhkan promosi Asian Games yang masih sepi. Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) hanya mengalokasikan dana Rp165 miliar untuk mempromosikan acara Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, atau hanya 2,5 persen dari total anggaran acara Asian Games yang senilai Rp6,6 triliun. Promosi yang lebih gencar di media massa baru akan dimulai 10 Mei 2018, atau tepat 100 hari sebelum pembukaan Asian Games 2018.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".