Ini Langkah Pengelola Dieng Antisipasi Lonjakan Wisatawan Jelang Libur Lebaran 2018

Biasanya, puncak kunjungan terjadi sekitar sepekan setelah lebaran. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dieng, Aryadi Darwanto menganjurkan agar wisatawan mengatur perjalanan sebelum puncak kunjungan.

Selasa, 29 Mei 2018 11:46 WIB

Ilustrasi: Menikmati sunrise di Dataran Tinggi Dieng (foto: Danang DKW)

Ilustrasi: Menikmati sunrise di Dataran Tinggi Dieng (Foto: Danang DKW)

KBR, Banjarnegara – Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah bersiap menyambut lonjakan wisatawan pada libur panjang dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Dataran Tinggi Dieng (DTD).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng, Aryadi Darwanto mengungkapkan, tren pengunjung pada masa libur lebaran biasanya melonjak signifikan. Misalnya kata dia, pada libur lebaran 2017 jumlah pengunjung mencapai 60 ribu orang. Karena itu tahun ini pihaknya menyediakan 112 ribu lembar tiket. Kata dia, target kunjungan pada 2018 ini memang meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Kami buat tiketnya sih 112 ribu lembar. Baik tambahan ruas jalan dan lahan parkir kan tidak banyak. Jadi, untuk sampai ke situ, harus dibagi per hari. Kalau terlalu ramai kan macet, Mas," papar Aryadi Darwanto, Selasa (29/5/2018).

Ia melanjutkan, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung petugas UPT Dieng telah menyiapkan infrastruktur pendukung. Di antaranya papan penunjuk, pemandu jalan baik lewat suara maupun plang, posko pengamanan hingga posko kesehatan. 

"Kami sudah menyiapkan semuanya, Mas. Seperti papan petunjuk, dan untuk wisatawan. Untuk keamanan pengunjung, untuk peringatan-peringatan, baik lewat suara (speaker) maupun plang-plang itu sudah terpasang. Obat-obatan pun sudah disebar ke tiap pos-pos retribusi," jelas Aryadi.

Berdasar pengalaman tahun sebelumnya, menurutnya puncak kunjungan bakal terjadi sekitar sepekan setelah lebaran. Sebab itu, ia menganjurkan agar wisatawan yang hendak berkunjung ke berbagai objek wisata Dieng mengatur perjalanan wisatanya bukan pada puncak kunjungan.

Aryadi juga menerangkan, untuk mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan pengunjung selama lebaran, kantong-kantong parkir pun dipersiapkan di beberapa area sekitar daerah kunjungan wisata. Ia menambahkan, dari belasan objek wisata di Dieng, biasanya kompleks Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Museum Arkeologi Dieng dan Gardu Pandang menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi.

Kata Aryadi, tiap libur lebaran dibentuk kepanitian yang terdiri atas pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo, Polsek, Koramil, Puskemas serta pemerintah desa di dua kabupaten tersebut. Kawasan Dieng memang terbagi menjadi dua daerah administratif, yakni Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara dan Kecamatan Kejajar, Kabupaten Dieng. Secara resmi, kepanitiaan untuk menyambut libur lebaran tahun ini akan dirapatkan pada awal Juni nanti.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang