Teror Manchester Arena, Menlu: 3 WNI Lolos

"Ada tiga orang mahasiswa Indonesia yang ikut menonton konser tersebut, satu mahasiswa S2 dan dua mahasiswa S1."

Selasa, 23 Mei 2017 21:30 WIB

Polisi terlihat di luar Manchester Arena di utara Inggris dimana penyanyi Amerika Serikat Ariana Grande tampil di Manchester, Inggris, Senin, (22/5). (Foto: ANTARA/REUTERS/Jon Super)


KBR, Jakarta- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan tiga orang mahasiswa Indonesia lolos dari tragedi pengeboman usai konser Ariana Grande di Manchester Arena, Inggris. Tiga mahasiswa itu diketahui ikut menonton konser, tetapi telah dipastikan selamat.

"Terdapat informasi dari Wakil Ketua PPI Manchester bahwa ada tiga orang mahasiswa Indonesia yang ikut menonton konser tersebut, satu mahasiswa S2 dan dua mahasiswa S1. Tetapi ketiganya sudah kembali ke rumah dengan selamat," kata Retno di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (23/5).



Retno menambahkan, pemerintah terus mencari informasi tentang WNI yang kemungkinan menjadi korban. Kedutaan Besar RI di London telah mengirim satu orang diplomat ke Manchester.

"Kita juga mulai melakukan kontak dengan rumah sakit-sakit sekitar Manchester."

Retno menegaskan pemerintah Indonesia mengutuk serangan teror bom ini. Pelaku serangan seorang diri dan tewas di lokasi.

"Saya ingin mengucapkan duka cita yang sangat dalam bagi korban dan keluarga korban  dari serangan teror yang baru saja terjadi di Manchester."

Informasi sementara jumlah korban tewas sebanyak 22 orang, korban luka-luka 59 orang.

"Jumlah korban (meninggal) adalah 22 orang termasuk anak-anak yang merupakan fans dari Ariana Grande," ujar Retno.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.