Proyek Terkendala, Presiden Jokowi Tegur Gubernur Jawa Barat

Beberapa proyek besar di Jawa Barat menghadapi kendala seperti ganti rugi lahan dan masalah lingkungan. Salah satu proyek yang belum berjalan adalah pembangunan bandara Kertajati di Majalengka.

Selasa, 02 Mei 2017 21:44 WIB

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas tentang evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional Jawa Barat di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/5/2017). (Foto: ANT


KBR,  Jakarta - Presiden Joko Widodo menegur Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan terkait kendala yang dihadapi pemerintah dalam proyek pembangunan infrastruktur di provinsi itu.

Presiden Joko Widodo meminta pemerintah Provinsi Jawa Barat proaktif dan bekerjasama dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan kendala-kendala pembangunan infrastruktur. Diantaranya masalah ganti rugi lahan dan perubahan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).

"Saya minta Gubernur maupun pemerintah daerah bisa lebih proaktif, lebih bersinergi dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang masih dihadapi di lapangan. Seperti pembebasan lahan, revisi RTRW maupun mengantisipasi setiap dampak pembangunan. Terutana pembangunan infrastruktur yang ada di Provinsi Jawa Barat," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas mengenai evaluasi proyek strategi nasional Jawa Barat di Istana Negara , Selasa (2/5/2017).

Presiden Joko Widodo juga meminta Pemrov Jawa Barat meminta dukungan dari Pemerintah Jakarta untuk bekerjasama menyelesaikan persoalan infrastruktur seperti pemukiman dan transportasi.

Sebelumnya,  beberapa proyek besar di Jawa Barat menghadapi kendala seperti ganti rugi lahan dan masalah lingkungan. Salah satu proyek yang belum berjalan adalah pembangunan bandara Kertajati di Majalengka.

Baca juga:

 
Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"