PKI? Jokowi: Gebuk Saja

“Jangan bicara isu-isu PKI. Kalau ada gebuk saja. Tap MPRS kan jelas."

Rabu, 17 Mei 2017 21:01 WIB

Presiden Joko Widodo bersama pemimpin redaksi media nasional, Rabu (17/05). (Foto: Setpres)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta tak lagi bicara tentang isu-isu kehadiran  Partai Komunis Indonesia (PKI). Jokowi juga meminta tak dikaitkan dengan organisasi yang telah dibubarkan melalui Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966.

Jokowi mengatakan saat PKI dibubarkan dia baru berusia 4 tahun, sehingga tak mungkin bisa menjadi anggota.

“Jangan bicara isu-isu PKI. Kalau ada gebuk saja. Tap MPRS kan jelas. Orang tua saya kan jelas. Asal usul keluarga jelas. Kalau ada yang bicara saya itu PKI, itu yang tidak jelas. Jengkel saya,” ujar Jokowi di depan  puluhan Pemimpin Redaksi di Istana, Rabu (17/05).



Saat seorang peserta mempertanyakan penggunaan kata gebuk, Jokowi beralasan kata itulah yang pas. Kata diam Indonesia adalah negara demokrasi dan hukum.  Sehingga kalau keluar dari koridor itu, kata yang paling telat adalah 'digebuk'.

Presiden beralasan, "Kalau pakai kata jewer, nanti dibilang Presiden tidak tegas."

“Penegakan hukum semua berjalan baik kalau dilaksanakan di lapangan. Tidak ada larangan demo, dijamin konstitusi asal sesuai koridor hukum. Ada yg bilang pemerintah ragu-ragu? Tidak. Ada organisasi yang bertentangan dengan pancasila. Apa ini dibiarkan saja? Tidak bisa. Yang kita pegang konstitusi bukan yang lain,” tegas Jokowi.

Presiden  juga menyoroti digunakannya media sosial untuk melakukan fitnah dan mengganggu kebhinnekaan. Kata dia warganet  yang terus menerus memfitnah akan ditindak.  

Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Polisi Selidiki Penadah dan Penyuplai Hasil Pendulang Emas Ilegal di Freeport

  • Bappeda DKI: Anggaran Kunker DPRD Naik Karena Djarot
  • Presiden Minta Malaysia Impor Beras Dari Indonesia
  • Kejati Tahan 2 Tersangka Mark Up Alat Tangkap untuk Nelayan di Mandailing Natal

Guna mengembangkan dan mengapresiasi Organisasi Kepemudaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan "Pemilihan Organisasi Kepemudaan Berprestasi 2017"