Larangan Sawit di Eropa, Jokowi Minta Bantuan Lithuania

"Indonesia juga telah menyampaikan concern terhadap terus berlangsungnya kampanye hitam dan tindakan diskriminatif produk sawit Indonesia di Eropa"

Rabu, 17 Mei 2017 14:03 WIB

Presiden Jokowi menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Lithuania, Dalia Grybauskaitè di Istana Merdeka, Rabu (17/5). (Foto: Setkab)


KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta dukungan Presiden Lithuania Dalia Grybauskaitė terkait pelarangan produk kelapa sawit Indonesia di Eropa. Kata dia, resolusi Uni Eropa tentang sawit Indonesia diskriminatif dan memunculkan kampanye hitam.

Hal ini dinyatakan Jokowi usai melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Lithuania Dalia Grybauskaitė di Istana Merdeka.

"Indonesia juga telah menyampaikan concern terhadap terus berlangsungnya kampanye hitam dan tindakan diskriminatif produk sawit Indonesia di Eropa. Dan tadi kita juga meminta dukungan Lithuania agar produk sawit Indonesia diperlakukan secara fair," kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (17/5/2017).

Dalam pertemuan, kedua kepala negara menyepakati kerja sama bidang energi terbarukan dan transportasi.

"Di bidang energi yang menyangkut energi biomassa, energi dari sampah, dan juga gas. Yang kedua, di bidang IT baik untuk penggunaan di transportasi darat maupun di penerbangan,"

Kunjungan Presiden Lithuania ini bersejarah karena pertama kali dilakukan sejak 24 tahun lalu.

"Untuk pertama kali pertemuan Presiden Indonesia dengan Presiden Lithuania sejak dijalinnya hubungan diplomatik 24 tahun yang lalu,"

Presiden Lithuania Dalia Grybauskaitė mengapresiasi peningkatan kerja sama dalam pemanfaatan teknologi inovatif baik dalam energi maupun transportasi.

"Kami telah memiliki beberapa aplikasi yang digunakan untuk manajemen transportasi umum di Jakarta, jadi di sini kami memiliki prospek yang baik," ujarnya.

Dalia juga menyebut dalam pariwisata, kedua negara sama-sama diuntungkan dengan kebijakan bebas visa

"Kita menikmati peningkatan di sektor pariwisata, bebas visa sangat membantu bagi kedua negara," imbuh Dalia.

Presiden Jokowi mengatakan, jumlah wisatawan dari Lithuania meningkat signifikan selama empat tahun terakhir.

"(Wisatawan) meningkat 183% dari tahun 2013 ke 2016," tutur Jokowi.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

500 Kamisan, Korban Terus Tagih Janji Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

  • Haris Azhar: Novel Cerita Ada Petinggi Polisi Terlibat Penyerangan
  • Terdakwa Penodaan Agama di Medan, Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Perppu Akses Informasi Keuangan Disahkan Menjadi Undang-undang

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.