Jadi Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandy, Ini Alasan Sudirman Said

"Pada dasarnya saya tidak pernah menolak tugas untuk pelayanan masyarakat. Ini sebuah kehormatan."

Sabtu, 13 Mei 2017 12:00 WIB

Eks Menteri ESDM Sudirman Said. (Foto: Antara)


KBR, Jakarta- Bekas Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku merasa tertantang saat ditawari jabatan sebagai Ketua Tim  Singkronisasi oleh pasangan Gubernur Jakarta terpilih Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno. Kata Sudirman,  Ia dibebani tugas untuk mengumpulkan masukan-masukan terkait janji kampanye pasangan Anies-Sandi.

Kata dia, sehingga saat  resmi dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur,   sudah mengetahui tugas-tugas apa saja yang akan dikerjakannya.

"Saya menerima tugas ini karena pada dasarnya saya tidak pernah menolak tugas untuk pelayanan masyarakat. Ini sebuah kehormatan, juga sebuah tantangan baru," kata Bekas Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Jumat (12/05). 

Sudirman melanjutkan, "harapan saya, semoga saya bisa menjembatani banyak pihak yang karena proses pilkada ini terpaksa harus beda pandangan. Kira-kira sudah waktunya untuk kembali mengumpulkan seluruh potensi bagi kepentingan masyarakat di Jakarta."

Sudirman membantah   dirinya dipilih agar memuluskan penolakan proyek reklamasi Teluk Jakarta yang selama ini menjadi janji kampanye Anies dan Sandi.

"Persoalan di Jakarta bukan hanya reklamasi saja, melainkan juga banyak hal. Semisal transportasi, pelayanan kesehatan, dan lain sebagainya," katanya.

Editor: Rony Sitanggang

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Buruh Tagih Janji Anies-Sandy Naikkan UMP

  • Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu Senilai Ratusan Juta
  • Suap BPK, Pejabat Kemendes Dalih Ditekan
  • Bawa Sabu, PN Medan Hukum Artis Malaysia 11 Tahun